nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak 90-an Pernah Ditinggalin Emak Sendirian di Kasir? Ini Kata Psikolog

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 19:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 18 612 2019691 anak-90-an-pernah-ditinggalin-emak-sendirian-di-kasir-ini-kata-psikolog-4jISgU38sI.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GENERASI 90-an yang suka menemani belanja di supermarket pasti suka mengalami kepanikan, kala ditinggal sendirian di depan kasir oleh ibunya. Biasanya, mereka meninggalkan anaknya karena ada barang yang lupa diambil, dan baru ingat ketika di depan kasir.

Lantas, apakah meninggalkan anak-anak sendirian di depan kasir supermarket akan memberikan dampak negatif bagi anak? Psikolog Meity Arianty membeberkan dampak buruk ketika orangtua sengaja meninggalkan sang anak di mana saja berada.

Dia pun mengingatkan kepada kalangan orangtua ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meninggalkan anak sendiri. Apa saja?

Baca Juga: 5 PNS Cantik dengan Senyum Manis yang Bikin Pria Salah Tingkah

Image result for anak belanja shutterstock, okezone

1. Pastikan apakah anak sudah bisa ditinggal

Pesankan kepada anak supaya tidak boleh ikut orang yang tidak dikenal. Jangan pula buka pintu kalau ada orang yang datang atau intip dulu apakah orang tersebut dikenal atau tidak. Pastikan pula anak tahu nomor telepon orangtua, karena jika terjadi sesuatu yang berbahaya dia mudah menghubungi.

2. Harus menginformasikan ke anak

Ketika Anda punya urusan penting di luar rumah dan harus meninggalkan anak, pastikan jangan mendadak. Atau jangan meninggalkan anak-anak saat dia tertidur pulas. Karena dampaknya banyak sekali yang membahayakan untuk si kecil.

3. Jangan terlalu lama meninggalkan anak

Ketika meninggalkan anak jangan terlalu lama waktunya, apalagi tanpa pengawasan. Pastikan tidak lebih dari 1 jam karena anak terkadang lengah meskipun sudha diberi tahu.

Baca Juga: Curhat Ani Yudhoyono Pasca-Divonis Kanker Darah, Bikin Mewek Bacanya

4. Anak harus selalu bisa dihubungi

Tak ada salahnya ketika Anda pergi keluar rumah sebentar, aktifkan telepon rumah. Pesankan kepada anak agar mereka kerap memerhatikan bunyi telepon. Anak harus bisa dihubungi kapan saja agar tetap dalam pengawasan Anda dan menjaga keamanannya.

5. Harus ada CCTV

Kalau perlu, pasang CCTV di rumah supaya mudah memantau aktivitas isi rumah. Banyak teknologi CCTV yang membuat Anda mudah memantau kegiatan di rumah, terlebih aktivitas anak. Hal ini juga pasti membuat Anda lebih tenang keluar rumah sebentar.

6. Pastikan ada makanan

Hal yang paling penting diperhatikan sebelum meninggalkan anak di rumah adalah sediakan masakan kesukaannya. Anda juga bisa menyediakan roti atau makanan ringan kesukaannya. Jangan sampai anak merasa lapar dan justru jatuh sakit.

7. Pastikan ada orang terpercaya di sekitarnya

Anda bisa menitipkan anak-anak ke tetangga dekat atau memberi tahu pihak keamanan saat Anda pergi sejenak dari rumah. Pastikan mereka juga mudah dihubungi supaya tidak membuat Anda was-was. Ingat ya, keluar rumahnya jangan terlalu lama karena bisa berbahaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini