nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arumi Bachsin Keguguran, Kenali 5 Tanda Umum Keguguran

Ninis Putri Harahap, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 12:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 19 481 2019985 arumi-bachsin-keguguran-kenali-5-tanda-tanda-keguguran-DLcDrts04I.jpg Tanda-tanda keguguran (Foto:Ist)


KEGUGURAN merupakan topik pembicaraan yang sangat sensitif khususnya untuk wanita yang sedang mengandung. Seperti kabar duka yang datang dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yakni istrinya Arumi Bachsin mengalami keguguran anaknya yang ketiga.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sekitar 15 hingga 20 persen kehamilan berakhir dengan keguguran, para ahli juga memperkirakan bahwa hampir besar keguguran terjadi di antara wanita yang bahkan belum tahu mereka hamil.

Tetapi kabar baiknya adalah bahwa wanita yang mengalami keguguran biasanya mengalami kehamilan yang sukses sesudahnya. Faktanya, setidaknya 85 persen wanita yang menderita keguguran akan mengalami kehamilan yang sehat untuk kedua kalinya.

Baca Juga:

Viral Video Bule Pakai Jeans Robek di Bokong saat Liburan di Bali

Seksinya Moderator Debat Pilpres Anisha Dasuki, Doyannya Cebar-Cebur di Kolam Pakai Bikini

Jadi, jika Anda mengalami tanda dan gejala keguguran, jangan panik. Lihat apa tanda-tanda awal yang Anda alami — dan pelajari apa yang harus Anda lakukan jika ada sesuatu yang tidak benar. Simak ulasannya dilansir dari Parents, Selasa (19/2/2019).

Kram dan bercak

Sebagian besar keguguran terjadi selama 13 minggu pertama kehamilan — trimester pertama. Itu sebabnya banyak orang yang memilih untuk menunggu memberikan kabar kehamilan mereka sampai mereka berhasil melewati trimester pertama.

Kram dan timbulnya bercak merupakan tanda awal dari keguguran dini, menurut Zev Williams, MD, Ph.D., direktur Program for Early and Recurrent Pregnancy Loss (PEARL) di Montefiore Medical Center/Albert Einstein College of Medicine.

Pendarahan

Pendarahan selama kehamilan adalah salah satu gejala keguguran yang paling umum, dan harus selalu diperhatikan dokter. "Kami menangani pendarahan dengan sangat serius," jelas Dr. Joshua Hurwitz, spesialis OB / GYN bersertifikat dan spesialis infertilitas.

"Itu bukan berarti setiap kali Anda pendarahan, Anda akan mengalami keguguran. Tidak semua pendarahan dalam kehamilan berbahaya,” imbuh Hurwitz.

"Apakah itu setetes darah kental, coklat atau darah merah seperti haid? Itu adalah jenis pertanyaan yang akan kami minta untuk membantu kamu mencari tahu apa yang terjadi." Imbuhnya lagi. Umumnya, semakin berat perdarahan, semakin memprihatinkan.

Rasa sakit

Rasa sakit bisa menjadi tanda lain bahwa ada sesuatu yang salah. Rasa sakit mungkin terletak di perut, daerah panggul, atau punggung bagian bawah, dan dapat berkisar dari tumpul dan sakit sampai kram seperti haid. Mungkin sulit untuk membedakan apakah nyeri itu normal, karena nyeri ligamen bulat dan bahkan kram dapat terjadi pada awal kehamilan karena tubuh Anda mengembang untuk uterus yang tumbuh.

Intuisi

Wanita lain tidak memiliki gejala fisik. Hurwitz menjelaskan bahwa banyak panggilan dari pasien berkaitan dengan perasaan pasien tentang kehamilannya. "Dia mungkin berkata, 'Aku tidak merasa seperti hamil lagi,' atau ‘ Dulu aku mual dan sekarang aku sangat khawatir.'”

Hasil gambar untuk Miscarriage

Hurwitz mengatakan, ketika hormon kehamilan menyusut setelah keguguran, wanita akan merasa nyeri di payudara berkurang atau rasa mual hilang. Tetapi perlu diingat bahwa pengurangan gejala kehamilan juga merupakan bagian alami dari kehamilan. Gejala seperti mual di pagi hari dan nyeri payudara cenderung berkurang ketika Anda beralih dari trimester pertama ke trimester kedua.

Menurunnya aktivitas gerakan bayi dalam kandungan

Keguguran akhir adalah keguguran yang terjadi pada trimester kedua, sekitar 14 hingga 20 minggu setelah kehamilan. Lebih kecil kemungkinannya terjadi daripada keguguran dini, tetapi mereka masih berdampak pada sekitar 2 persen kehamilan.

Gejala keguguran pada minggu ke-14 lebih mirip dengan tanda-tanda keguguran dini, tetapi rasa sakit dan pendarahan akan lebih terasa, dan Anda mungkin melewati pembekuan darah yang signifikan.

Gejala keguguran potensial berikutnya adalah menurunnya aktivitas bayi Anda. Perhatikan tingkat aktivitasnya, dan jika Anda melihat penurunan drastis dalam aktivitasnya, pastikan untuk memberi tahu dokter Anda sehingga ia dapat menentukan apakah pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.

Apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami gejala keguguran

Kalau Anda berada di awal kehamilan atau sudah jauh, Sebaiknya Anda menghubungi dokter Anda jika mengalami gejala apa pun yang mengganggu. "Pendarahan atau nyeri sejak awal kehamilan adalah alasan bagus untuk menelepon dan diperiksa." tutur Hurwitz.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini