Share

Tarik Minat Penumpang, Maskapai Ini Suguhkan Menu Nasi Padang

Anggun Tifani, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 20 298 2020739 tarik-minat-penumpang-maskapai-ini-suguhkan-menu-nasi-padang-zEHDn1M6ug.jpg Maskapai Garuda Indonesia suguhkan menu nasi padang untuk penumpang (Foto: Hungrygowhere)

Sebagai salah satu maskapai ternama, Garuda Indonesia terus manjakan penumpangnya dengan berbagai cara untuk meningkatkan jumlah penumpang. Hal itu terbukti dengan peluncuran, menu masakan Padang dan Kapau yang bisa dinikmati sebagai menu andalan mereka.

Menu khas Padang berupa rendang, daging dendeng, tumis kacang panjang dan telor balado, disediakan Garuda Indonesia untuk menu makan siang atau bahkan makan malam.

"Nanti nasinya bentuknya bulat begitu, seperti habis dicetak pakai batok kelapa khas restoran padang. Terus wadahnya menggunakan daun pisang, wangi pokoknya," ujar Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah, saat Launching Menu 'The News Signature Dish of Indonesia', di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Rabu (20/2/2019).

garuda

Dikatakan Pikri, menu andalannya tersebut bukan dimasak oleh Aerofood Aerowisata Catering Services (ACS), yang biasa memasok masakan untuk penumpang Garuda. Dalam hal ini, mereka bekerjasama dengan restoran Sari Mande.

"Tetap akan ada proses high quallity dan mempertahankan higienis, ACS yang ambil itu. Kemudian pakai tekhnologi tertentu agar rasa tidak berubah, baru bisa dinikmati penumpang di atas pesawat," ucapnya.

menu nasi padang

Pikri mengungkapkan, layanan tersebut untuk tahap awal hanya dapat dinikmati untuk tujuh rute penerbangan Garuda Indonesia. Namun jika ke depannya dapat menarik banyak minat penumpang, maka program layanan ini akan diteruskan pada rute yang lain.

"Tujuh dulu, Batam, Banjarmasin, Pontianak, Aceh, Denpasar, Medan dan Lombok," sambungnya.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan dapat menggaet banyak pengaruh untuk meningkatkan jumlah penumpang. "Kenaikannya kita harapkan bisa meningkat dua sampai tiga persen," harap Pikri.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini