nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Percaya Gak Percaya! Mbah Mijan Sebut 4 Gunung Bakal Meletus di 2019

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 05:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 21 406 2020981 percaya-gak-percaya-mbah-mijan-sebut-4-gunung-bakal-meletus-di-2019-JNmiK8CMxp.jpg Gunung Meletus (Foto: Ist)

ERUPSI Gunung Bromo yang terjadi sejak beberapa hari lalu tentu membuat khawatir sebagian besar masyarakat Indonesia. Pasalnya bukan hanya Gunung Bromo, beberapa gunung berapi di Indonesia pun turut menjadi aktif dalam waktu yang berdekatan.

Tentunya hal ini menjadi tanda tanya besar bagi kita semua, apa yang sebenarnya terjadi dengan Tanah Pertiwi? Ya, kondisi ini sebenarnya telah diramalkan jauh-jauh hari oleh ahli Metafisika, Mbah Mijan. Menurutnya akan banyak gunung api di Indonesia yang “Batuk” sepanjang 2019.

Dalam cuitannya di akun media sosial, Mbah Mijan mengatakan bahwa 2019 adalah “ Taun Kolo Geni”. Taun Kolo Geni sendiri adalah tahun dimana banyak gunung api yang aktif dan berpotensi untuk meletus. Mbah Mijan pun memperingatkan bahwa semua gunung berapi bisa meletus kapan saja.

Meski banyak gunung yang berpotensi untuk meletus, namun Mbah Mijan tidak menyebutkan nama gunung yang akan meletus pada Taun Kolo Geni ini.

Baca juga :

“Ada banyak gunung yang berpotensi meletus. Anak Gunung Krakatau, Bromo, Gede, Merapi, Sinabung dan beberapa gunung api lainnya semua berpotensi meletus di 2019,” ungkap Mbah Mijan, saat diwawancarai Okezone, Jumat (22/2/2019).

Mbah Mijan mengatakan, tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk menghindari bencana alam. Semuanya akan terjadi sebagai cara alam berkomunikasi dengan manusia. Tentu bencana ini bisa menjadi refleksi bagi manusia untuk hidup menjadi lebih baik lagi.

“Bencana alam tidak bisa dihindari, ini adalah wujud semesta untuk berkomunikasi dengan manusia. Dari situ seharusnya kita sadar, apa yang telah kita lakukan kepada alam. Apakah kita telah berbuat salah dengan merusak alam?” lanjutnya.

Ia pun berpesan kepada para masyarakat untuk memperbanyak doa kepada sang pencipta sebagai cara lain untuk menggeser bencana tersebut.

“Cara yang bisa dilakukan adalah berdoa dengan jumlah yang banyak. Dengan cara itu, mudah-mudahan bencana bisa digeser, bahkan bisa tidak terjadi jika Tuhan mengijinkan,” tutupnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini