nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cantiknya Robot Scarlett Johansson Bisa Senyum dan Bicara, Mirip Banget Aslinya!

Nur Anisa Putri, Jurnalis · Minggu 24 Februari 2019 10:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 22 612 2021557 cantiknya-robot-scarlett-johansson-bisa-senyum-dan-bicara-mirip-banget-aslinya-iwVIGw73ko.jpg Robot mirip Scarlet Johansson (Foto: Mirror)

Seorang pria yang terobsesi dengan robot humanoid telah membangun robot wanita dengan wujud yang sangat realistis dan sangat mirip dengan bintang Avengers Scarlett Johansson.

Ricky Ma, seorang perancang produk dan grafis berusia 42 tahun, telah menghabiskan lebih dari USD50.000 atau sekitar Rp700 juta dalam satu setengah tahun untuk menciptakan prototipe robot wanita, yang diberi nama Mark 1.

Robot itu dapat menanggapi serangkaian perintah verbal terprogram yang diucapkan ke mikrofon dan memiliki berbagai ekspresi wajah yang bisa bergerak, tetapi Ricky mengatakan kalau proses pembuatannya tidak mudah.

Dia mengatakan dia tidak mengetahui ada orang lain di Hong Kong yang membangun robot humanoid sebagai hobi dan hanya sedikit orang di kota ini yang mengerti ambisinya.

"Ketika saya masih kecil, saya menyukai robot. Kenapa? Karena saya suka menonton animasi. Semua anak menyukainya. Ada Transformers, kartun tentang robot yang saling bertarung satu sama lain dan permainan tentang robot,” ujar Ricky dikutip dari Mirror, Minggu (24/2/2019).

scarlet johansson

Ricky juga bercerita ketika dia mengutarakan keinginannya untuk membuat robot, banyak orang yang mengatakan hal-hal seperti 'Apakah kamu bodoh? Ini membutuhkan banyak uang. Apakah kamu tahu bagaimana melakukannya?’.

Selain gerakan lengan dan kaki, memutar kepala dan membungkuk, robot Ma, dengan rambut pirang dan mata cokelat dapat membentuk ekspresi wajah dengan sangat terperinci.

infografis

Robot yang dipanggil Mark 1 itu mengenakan baju crop top dan rok abu-abu. Dia juga bisa menanggapi pujian dengan membungkuk dan tersenyum lalu menjawab: "Hehe, terima kasih."

Kerangka cetak 3D terletak di bawah kulit silikon Mark 1, yang menutupi interior mekanik dan elektroniknya. Sekitar 70% tubuhnya dibuat menggunakan teknologi cetak 3D. Dalam membuat robot, Ma menggunakan metode trial-and-error di mana dia dapat menemukan hambatan seperti ketika robot kehilangan keseimbangan.

"Ketika saya mulai membangunnya, saya menyadari itu akan melibatkan dinamika, elektromekanik, dan pemrograman. Tapi saya tidak pernah mempelajari pemrograman, jadi bagaimana saya bisa membuat kodenya?” ujarnya.

infografis

Ma juga menjelaskan kalau dia perlu membuat model 3D untuk semua bagian di dalam robot. Selain itu, dia harus memastikan kulit luar robot dan bagian dalamnya bisa pas, jadi semua proses tersebut sangat sulit untuk dia. Tetapi dengan terciptanya Mark 1, Ma berkata bahwa dia tidak menyesal.

Ma, yang percaya pentingnya akan perkembangan robot, berharap seorang investor akan membeli prototipe miliknya dan memberinya modal untuk menciptakan lebih banyak robot. Dia juga ingin menulis buku tentang pengalamannya untuk membantu penggemar lainnya.

Munculnya robot adalah salah satu perubahan pasar tenaga kerja yang dianggap mengganggu, yang dimana World Economic Forum telah memperingatkan akan menyebabkan kerugian bersih 5,1 juta pekerjaan selama lima tahun ke depan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini