nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siapkah Anak-Anak Indonesia Hadapi Era Robotik di 2030?

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 23 Februari 2019 11:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 23 196 2021823 siapkah-anak-anak-indonesia-hadapi-era-robotik-di-2030-XFFFA582Or.jpg Ilustrasi Robot. (Foto: Okezone)

MEMASUKI industri 4.0, pelajaran robotik pun mulai dikenalkan kepada anak-anak Indonesia. Tidak mengherankan, mengingat sudah banyak prestasi yang ditorehkan anak-anak Indonesia dalam bidang robotik.

Terbaru, tim robotika dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jakarta berhasil menorehkan prestasi di ajang International Youth Robot Competition (IYRC) 2018 di Chulalongkorn University, Thailand.

Memang, beberapa sekolah sudah mulai memasukkan robotik sebagai mata pelajaran tambahan atau kegiatan ekstrakurikuler. Lantas, apa sebenarnya kegunaan robotik bagi anak-anak?

Baca Juga: Hoax Video Habib Rizieq Joget Bareng Penari Perut, Ini 6 Belly Dancer Top Dunia


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menyebut, kegiatan psikomotorik ini akan membuat anak-anak fokus untuk menciptakan kreativitas. Dengan demikian, waktu luang mereka tidak akan terbuang untuk hal yang tidak berguna.

"Robotik bisa menjadi salah satu cara untuk menghabiskan waktu luang dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Jadi robotik adalah kegiatan psikomotorik pada anak-anak," ujar perempuan yang akrab disapa Mama Yo saat ditemui Okezone.

Menurutnya, anak-anak sudah harus mulai dikenalkan pada robotik karena tuntutan perkembangan teknologi. Di Indonesia sendiri, robotik memang belum terlalu familiar, tapi perubahan globalisasi, modernisasi membuat robotik mulai dikenalkan.

Baca Juga: Cantik Berhijab, Netizen Malah Salfok ke Payudara Pamela Safitri

"Generasi anak-anak sekarang harus dipersiapkan agar bisa bersaing dengan negara-negara lain. Apalagi menurut yang saya tahu, tahun 2030 apalagi 2050 adalah era robotik jadi anak-anak sudah harus dipersiapkan untuk menghadapi era tersebut," terang Mama Yo.

Di kesempatan yang sama, Jully Tjindrawan selaku pionir pendiri sekolah robot di Tanah Air mengatakan prestasi anak-anak Indonesia di bidang robotik tidak kalah dengan negara lain.

"Saya sudah 15 tahun ada di bidang ini dan anak Indonesia sering berprestasi di perlombaan matematika, fisika, yang termasuk dalam science. Jadi saya percaya anak Indonesia bisa naik ke kancah internasional dengan prestasi di robotik," paparnya.

Jully berharap, dengan adanya sekolah robot seperti World Robotic Explorer yang merupakan miliknya, semakin banyak anak-anak yang bisa menciptakan inovasi. "Dengan begitu Indonesia bisa menjadi pabrik robot yang menciptakan robot-robot luar biasa," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini