nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sang Ibu Suapi Anaknya yang Bermain Game 48 Jam Nonstop

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 06:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 24 196 2022161 sang-ibu-suapi-anaknya-yang-bermain-game-48-jam-nonstop-jrxF7pcS7G.jpg Suapi Anak yang Gila Games Online (Foto: Oditty Central)

KASIH sayang seorang ibu terhadap anaknya memang tak pernah pudar. Seburuk apapun sang anak, mereka akan melakukan hal apa saja supaya dapat membahagiakan sang buah hati.

Zaman sekarang semua orang tak akan lepas dengan gadget. Benda inilah yang selalu hadir dalam kehidupan manusia. Sebagian besar masyarakat kerap lupa diri dan menghabiskan sebagian besar waktunya hanya untuk bermain game.

Sama seperti kisah yang dialami oleh bocah laki-laki berusia 13 tahun bernama Carlito. Ia merupakan salah satu dari jutaan anak yang kecanduan bermain game online. Hampir seluruh waktunya dihabiskan untuk bermain di warung internet (warnet) yang terletak Nueva Ecija, Filipina.

Baca juga:

Tak hanya sehari, Carlito bermain game hingga 48 jam nonstop. Alhasil bocah ini hidup layaknya zombie yang duduk tertegun di depan komputer. Ia lupa akan segala aktivitas manusia pada umumnya dan sibuk dengan dunianya sendiri.

Sangat miris memang, melihat bocah seusia Carlito yang seakan telah kehirangan arah akibat pengaruh negatif dari game. Sang ibu, Lilybeth Marvel, pun tak tega melihat anaknya yang hanya duduk terdiam di warnet dan lupa akan segalanya.

Dengan penuh perhatian ia mengambilkan sepiring nasi lengkap dengan lauk pauknya dan mengantarnya ke warnet tempat Carlito berada. Ia dengan telaten menyuapi sang buah hati dengan lauk pauk yang dibawanya dari rumah.

“Anakku yang malang, kemarilah. Makan sekarang. Kamu memiliki banyak uang dan besok baru akan pulang. Apakah kamu mau buang air? Ya tuhan, saya kasihan pada anak ini,” ucap Lilybeth, sebagaimana dilansir Mirror, Senin (25/2/2019).

Sambil fokus menatap monitor komputer, Carlito makan sambil memainkan game kesukaannya. Memang, letak warnet dan rumah Carlito sangatlah dekat. Namun, sang anak seperti sudah kesehatan akal sehat dan hanya ada rasa ingin bermain yang muncul dalam benaknya.

Sang ibu pun telah beberapa kali memberikan nasihat kepada sang anak untuk menghentikan kebiasaan buruknya dalam bermain game. Namun seperti pepatah masuk kuping kiri, keluar kuping kanan, sang anak malah cuek dan tak menggubrisnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini