nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

News Anchor Dalam Acara Ini Bukanlah Orang Sungguhan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 24 Februari 2019 18:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 24 612 2022155 news-anchor-dalam-acara-ini-bukanlah-orang-sungguhan-5V4j5dgoem.png Bukan Anchor Manusia (Foto: Oddity Central)

PERKEMBANGAN teknologi kini sudah semakin canggih. Banyak negara yang mulai memanfaatkan teknologi digital ke dalam kehidupan mereka sehari-hari. Ya, meski terbilang cukup baru, namun cara ini terbukti lebih efisien dan dapat membantu tugas manusia.

Belum lama ini, kantor berita pemerintah China, Xinhua, meluncurkan channel berita terbarunya yang diberi nama Xin Xiaomeng. Berbeda dengan acara berita pada umumnya, news anchor dalam acara ini bukanlah orang sungguhan.

Mungkin beberapa orang akan sedikit terkejut melihatnya, namun acara ini sepenuhnya dilakukan oleh komputer yang sangat realistis. Mereka membuat news anchor yang ditenagai oleh teknologi AI canggih.

Dengan gaya sempurna, Xin Xiaomeng memperkenalkan dirinya kepada pemirsa Xinhua dalam sebuah video pendek. News anchor AI ini akan memulai debut profesionalnya pada Maret 2019.

Baca juga :

Sebagaimana dilansir Oddity Central, Minggu (24/2/2019) Xiaomeng dikembangkan oleh kantor berita milik pemerintah yang bekerjasama dengan mesin pencari Sogou. Sosok Xiaomeng sendiri diilhami dari seorang penyiar Xinhua bernama Qu Meng.

Pada versi terdahulunya news anchor AI hanya sempurna dalam bahasa China, namun kini kemungkinan AI tersebut juga fasih dalam berbahasa Inggris. Pengumuman channel berita AI wanita pertama ini datang setelah tiga bulan sukses dengan versi pria.

AI versi pria telah menyajikan lebih dari 3.400 laporan berita dengan total lebih dari 10 ribu menit. Mereka juga mengalami sedikit evolusi sejak November 2018 ketika mereka hanya bisa membaca berita di meja dengan bahasa tubuh yang minim.

"Mulai sekarang, daripada bekerja di belakang meja, saya akan menyiarkan berita di depan meja. Sebaliknya, saya akan menyiarkan dengan posisi berdiri. Saya bisa membuat lebih banyak gerakan tangan dan ekspresi wajah. Sekarang saya memiliki nama saya sendiri, Xin Xiaohao,” ucap AI pria tersebut.

 

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini