Menkes Apresiasi Teknik Terbaru Operasi Katarak

Senin 25 Februari 2019 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 25 481 2022702 menkes-apresiasi-teknik-terbaru-operasi-katarak-EgaX9HWevV.jpg

JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek menghadiri acara peluncuran buku berjudul “Katarak dan Fakoemulsifikasi" yang diselenggarakan Indonesian Society of Cataract and Refractive Surgery (INASCRS ) di Pullman Hotel Central Park Jakarta.

Buku ini ditulis oleh oleh 28 kontributor dengan tiga editor utama yakni Dr. Johan A. Hutauruk, Dr. Hadi Prakoso dan Dr. Setiyo Budi Riyanto. Acara ini juga bersamaan dengan pembukaan kegiatan dua tahunan INASCRS yang.

“Semoga buku ini dapat menjadi panduan bagi para dokter spesialis mata dalam melakukan tindakan bedah katarak dengan teknik Fakoemulsifikasi serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan mata hingga di daerah terpencil, kepulauan dan daerah perbatasan, sehingga dapat membantu menurunkan pravalensi kebutaan akibat Katarak, Indonesia menuju Vision 2020,” kata Menkes.

INASCRS sendiri mempunyai misi untuk selalu meningkatkan kualitas ophthalmology atau kedokteran mata Indonesia agar bisa sejajar dengan negara lain.

Untuk itu, INASCRS selalu menyelenggarakan kegiatan ilmiah, kursus keterampilan bedah dan lain-lain yang bermanfaat untuk dokter mata Indonesia terhadap kemajuan ophthalmology international. Buku Katarak dan Fakoemulsifikasi sebagai bentuk dedikasi INASCRS untuk kemajuan kedokteran mata Indonesia.

Sementara itu, Ketua INASCRS Setiyo Budi Riyanto mengatakan, buku ini merupakan kelanjutan dari edisi pertama, yang tetap fokus pada penegakan diagnosis atas katarak melalui pengenalan anatomi lensa.

"Kemudian menjelaskan secara rinci tentang teknik dasar Fakoemulsifikasi (Teknik Terbaru Operasi Katarak)," pungkasnya.

Baca Juga : Datang ke Oscars 2019, Lady Gaga Pamer Kalung Rp422 Miliar

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini