nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Tips Nego Gaji dengan HRD di Kantor Baru, Dijamin Ampuh

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2019 08:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 26 196 2023142 5-tips-nego-gaji-dengan-hrd-di-kantor-baru-dijamin-ampuh-kNzoHR8bE1.jpg Begini cara ampuh nego gaji dengan HRD di kantor baru (Foto: Intelligence)

SAAT dalam proses melamar pekerjaan baru, tidak disangkal banyak dari kita merasa canggung saat menegosiasikan gaji kita dengan departemen HRD (human resource department).

Terkadang, kita bingung tentang berapa jumlah yang tepat untuk ditanyakan atau bagaimana membenarkan gaji yang diharapkan. Banyak orang yang bahkan takut dianggap 'serakah' dan akhirnya menerima tawaran pertama.

Well, dalam bernegosiasi gaji dengan pihak HRD ini memang membutuhkan trik tersendiri agar nominal gaji yang kita harapkan bisa tercapai dan tidak salah langkah. Seperti apa caranya? Menyitat Timesofindia, Rabu (27/2/2019) berikut paparan singkat 5 tips negosiasi gaji saat melamar pekerjaan di kantor baru.

BACA JUGA : 5 Potret Seksinya Chef Reenee Tandjung, Masak Pakai Baju Tidur Tipis

1. Lakukan tugas diri sendiri dengan benar

Sebelum berbicara dan bernegosiasi dengan HRD, pastikan kita telah melakukan tugas dengan baik. Maksudnya di sini adalah, pastikan kita sudah berkomunikasi sebelumnya dengan para profesional yang telah bekerja atau masih bekerja untuk perusahaan yang sedang dilamar tersebut. Sehingga kita bisa punya gambaran tentang skala gaji.

Bicaralah tentang penilaian tahunan rata-rata yang ditawarkan perusahaan kepada karyawannya dan semua tunjangan lainnya (seperti asuransi kesehatan, bonus kinerja, variabel, dan lain-lain yang akan dimasukkan dalam paket pendapatan secara menyeluruh.

2. Tetap percaya diri

Percaya diri itu perlu, maka dari itu ketika negosiasi gaji. Kita harus yakin tentang apa yang kita minta. Sebab ketika kita tidak memproyeksikan diri sebagai pribadi yang percaya diri dan sedikit asertif, yang namanya staf HRD akan selalu berada di atas angin dalam proses negosiasi dan mencoba untuk menjatuhkan nilai gaji yang diminta.

 

3. Terbuka

Terbuka di sini maksudnya adalah open-minded dengan pilihan yang lain. Jangan hanya punya satu pilihan tunggal, tapi siapkan pilihan alternatif lainnya di tangan. Kita dapat secara halus mengisyaratkan pada calon atasan tentang hal ini dan itu akan membantu kita untuk mempercepat prosedur wawancara dan menegosiasikan gaji kita lebih baik.

4. Bicara di waktu yang tepat 

Pilih waktu yang tepat, paling bijaksana untuk melakukan komunikasi terkait negosiasi menjelang akhir seluruh prosedur. Idenya adalah untuk membiarkan calon atasan terlebih dahulu percaya pada bakat dan potensi yang kita miliki. Begitu mereka yakin bahwa kita adalah kandidat yang ideal untuk pekerjaan itu, maka ke depannya akan selalu lebih mudah untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan uang.

 BACA JUGA : Maia Estianty "Pacaran" di Tokyo, Netizen: "Bunda Kondangan Syahrini"?

5. Alasan logis

Beri alasan logis, contohnya dengan menunjukkan seberapa baik diri kita cocok dengan profil pekerjaan yang dituju. Bicarakan tentang pencapaian profesional sebelumnya, bagaimana kita akan berkontribusi pada peran dan tugas baru yang menanti dan fokus pada skenario pekerjaan jangka panjang.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini