nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keseruan Anak-Anak Korban Bencana Banten Rekreasi di Dufan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 26 Februari 2019 15:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 26 406 2023028 keseruan-anak-anak-korban-bencana-banten-rekreasi-di-dufan-k5izq5Tup0.jpeg Anak-anak Kampung Sumur, Banten, saat menaiki wahana di Dufan (Foto: Dimas/Okezone)

Untuk menghibur sekaligus mengembalikan psikologis para korban bencana tsunami di pesisir Selat Sunda, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol) bersama dengan Majelis Nasional Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) mengundang 100 anak dari Kampung Sumur, Pandeglang, Banten, untuk berekreasi di Ancol Taman Impian.

Mereka adalah anak-anak yang terdampak bencana tsunami di Pandeglang, Banten. Seluruh peserta terdiri dari siswa kelas 3 – 6 SD yang didampingi oleh Guru SD Taman Jaya Kampung Sumur.

Mereka diboyong ke Dunia Fantasi Ancol untuk menikmati seluruh permainan dan wahana yang ada di kawasan rekreasi. Setelah melalui pengalaman bencana alam yang tidak pernah mereka harapkan, hari ini anak-anak tersebut akan terhibur dengan wahana seru dan menyenangkan.

 Baca Juga: Remaja Senang Berpakaian Seksi, Orangtua Cek Lagi Cara Pengasuhan Anda

“Kami harap kegiatan hari ini bisa menghibur serta menambah wawasan dan juga membantu anak-anak dalam memulihkan kondisi psikologisnya,” ucap Direktur Utama Ancol, C. Paul Tehusijarana, dalam pembukaan acara “Menjemput Impian Bersama” ini di Clubhouse Allianz Ecopark, Ancol.

Sehari sebelumnya, Senin 25 Februari 2019, FORHATI juga telah melaksanakan psiko sosial di SD Taman Jaya Kampung Sumur. Acara diisi dengan beragam permainan, kesenian origami, bernyanyi serta pengajaran bahasa inggris untuk anak-anak PAUD serta anak kelas 1 dan 2 SD.

Selain itu, terdapat pula sesi Training of Trainer yang ditujukan kepada orang tua siswa dan para Guru. Dilanjutkan memboyong mereka ke Dufan menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang bertujuan membantu meringankan dan mengembalikan psikologis khususnya anak-anak setelah mengalami bencana alam.

 Baca Juga: 10 Wanita dengan IQ Tertinggi, Lebih Jenius dari Albert Einstein?

“Program ini adalah kerjasama MN FORHATI dengan Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Jadi rekreasi ke Ancol ini adalah bagian dari program psikososial kita bersama Manajemen Ancol,” kata Hanifah Husein, Kordinator Presidium MN FORHATI.

Ancol Taman Impian sebagai salah satu destinasi wisata terbesar di Indonesia terus berkomitmen untuk dapat memberikan selain sajian hiburan yang mendidik juga dapat membantu pihak-pihak yang membutuhkan. Salah satunya melalui kegiatan ini yang juga merupakan program corporate social responsibility (CSR) di bidang sosial kemasyarakatan.

 

Seperti diketahui, bencana tsunami yang melanda pesisir Selat Sunda pada 22 Desember 2018 yang lalu membawa sedikitnya 430 korban meninggal dan 7.000 an korban luka dan 30-an orang hilang.

Tsunami yang diakibatkan oleh longsor dan erupsinya anak Gunung Krakatau itu menyapu pesisir Banten dan Lampung. Di Banten, daerah terparah dialami oleh Kampung Sumur yang terletak di Tanjung Lesung Pandeglang. Korban meninggal dan luka-luka terbesar terjadi di daerah ini.

Di Kampung Sumur, banyak keluarga kehilangan tempat tinggal akibat tersapu gelombang tsunami. Penduduk yang menjadi korban mengalami trauma, terutama anak-anak SD di Kampung Sumur.

(tam)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini