nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Punya Tangan dan Kaki Pria Ini Jago Break Dance, Berikut Kisahnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 09:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 27 612 2023346 tak-punya-tangan-dan-kaki-pria-ini-jago-break-dance-berikut-kisahnya-klzeX0dw6T.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KETERBATASAN fisik tidak menjadi patokan apakah orang tersebut bisa berhasil atau tidak. Nyatanya banyak orang disablitas mampu melakukan hal yang menakjubkan, yang tidak dilakukan orang normal.

Beberapa dari mereka masih bisa terus berkarya meski tidak dianugerahi oleh anggota tubuh yang lengkap. Rasa ikhlas dan kerja keras tanpa henti menjadi kunci sukses beberapa manusia yang dilahirkan dengan keterbatasan fisik ini.

Adalah Gabe Adams dari Sao Paulo, Brasil, yang terlahir tanpa memiliki anggota badan yang lengkap. Gabe terlahir tanpa kaki dan tangan, tentunya terbayang sulitnya kehidupan sehari-harinya.

Baca Juga: 5 Foto Kegalauan Luna Maya, Detik-Detik Reino Barack Persunting Syahrini Jadi Istri

Gabe mengalami sindrom Hanhart, yakni sebuah kondisi medis langka yang ditandai dengan anggota tubuh, mulut, dan rahang yang kurang berkembang. Dalam kasus ini Gabe bahkan tidak memiliki anggota tubuh sama sekali.

Meski demikian, dia tidak menyerah dengan keadaannya tersebut, bahkan berhasil menjadi seorang penari. Di usianya yang ke-19 dia pun sukses menjadi break dancer. Bakatnya di bidang menari sangatlah besar hingga berhasil mengejutkan siapapun yang melihatnya.

Gabe diadopsi oleh orangtua asal Amerika Serikat (AS) yakni Janelle dan Ron Adams. Gabe dibawa ke AS ketika masih bayi dan dibesarkan bersama 13 saudara kandungnya di Kaysville, Utah. Sejak muda, Gabe telah menggunakan kursi roda, namun orangtua Gabe bertekad memberikan kebebasan pada putra kesayangannya itu.

Baca Juga: Datangi Akad Nikah Syahrini-Reino, Begini Tampilan Cantik Maia Estianty di Masjid Camii Jepang

Hal itulah yang mendorong Gabe untuk bergerak seorang diri menggunakan kursi rodanya. Saat bersekolah Gabe mencoba bergabung dengan tim menari di tengah keterbatasan fisiknya. Dia pun berhasil menggunakan tubuhnya dalam break dance.

Setelah lulus dari sekolah menengah, Gabe pun kian membuktikan kemandiriannya. Tak hanya pandai break dance, Gabe pun mulai meninggalkan rumah keluarganya untuk memulai kariernya sebagai seorang motivator.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini