Kisah Anak Lelaki Pengidap Sindrom Werewolf, Sekujur Tubuhnya Dipenuhi Rambut

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 01 Maret 2019 01:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 28 481 2024205 kisah-anak-lelaki-pengidap-sindrom-werewolf-sekujur-tubuhnya-dipenuhi-rambut-sEjcQOLvwH.jpg Lalit Patidar mengidap sindrom werewolf (Foto: Shams Qari/Barcroft Images)

TAK pernah terbayangkan dalam benak Bankatlal Patidar dan Parvatibai Patidar akan memiliki anak yang terlahir dengan kondisi langka. Menanti cukup lama untuk memiliki anak laki-laki setelah memiliki lima anak perempuan, pasangan dari India itu harus menerima kenyataan anak yang ditunggu terlahir dengan Hypertrichosis atau dikenal juga dengan istilah sindrom Werewolf.

 

Kondisi itu biasanya ditandai dengan pertumbuhan rambut yang tidak normal di wajah, lengan, dan bagian tubuh lainnya. Pada anak yang diberi nama Lalit Patidar itu tubuhnya dipenuhi banyak rambut terutama di bagian wajah. Dia sering mengenakan atasan lengan panjang dan celana panjang untuk menutupi rambut yang tumbuh begitu banyak. Sayangnya, ia tak bisa mengakali bagian wajah yang ditumbuhi rambut dengan sangat lebat. Kondisi itu membuat wajahnya hampir tidak terlihat.

 

Meskipun memiliki kondisi langka, remaja laki-laki berusia 13 tahun itu tetap berusaha menjalani hidupnya dengan normal. Dirinya belajar di sekolah umum dan bermain dengan teman sebaya. Walaupun memang pada awalnya ia sempat mendapatkan penolakan dan cemoohan.

 Baca Juga: Kisah Umar Penderita Penyakit Langka MPS Tipe II yang Sebabkan Pilek Tanpa Henti

"Tak sedikit yang mengganggu saya dan dengan kejam melempari saya batu serta memanggil dengan sebutan 'monyet'. Tapi saya tidak menyerah, saya hanya ingin berteman dengan mereka. Ketika dewasa nanti, saya juga ingin menjadi seorang polisi untuk menghidupi keluarga dan berterima kasih kepada mereka atas semua yang telah diberikan," ungkap Lalit seperti yang dikutip Okezone dari Mirror, Jumat (1/3/2019).

 

Melihat perlakuan yang diterima oleh Lalit, maka tak heran ia memiliki keinginan untuk menjalani operasi agar bisa menghilangkan rambut yang tumbuh sangat lebat di tubuhnya. Dia ingin anak-anak lain tidak lagi merasa takut untuk bermain dengannya.

“Saya lahir dengan rambut terlalu banyak di wajah dan ini membuat saya berbeda. Kadang-kadang saya berharap bisa seperti anak-anak lain, tetapi tidak banyak yang bisa saya lakukan. Saya kini sudah mulai terbiasa dan merasa nyaman," tutur Lalit.

 Baca Juga: Kisah Penderita Sindrom Lesch Nyhan, Penyakit Langka yang Buat Orang Hancurkan Tubuhnya

Di sisi lain, kondisinya ini tak hanya membuat dia kesulitan bersosialisasi. Ada saat di mana rambut di wajahnya tumbuh sangat lebat sehingga ia kesulitan untuk bernapas dan melihat. menghadapi kesulitan bernafas dan penglihatan. Orangtuanya telah mencoba sejumlah perawatan tapi hasilnya nihil.

“Saya sempat takjub melihat tubuhnya dipenuhi banyak rambut setengah jam setelah dilahirkan. Saya kemudian segera meminta dokter anak setempat untuk memeriksa dan memangkas kelebihan rambutnya. Namun dokter mengatakan tidak ada obat untuk kondisinya," ujar ibu dari Lalit, Parvatibai.

 

Bagi perempuan berusia 42 tahun itu, Lalit tetaplah anugerah indah yang telah lama dinantinya. Bahkan demi memenuhi keinginannya memiliki anak laki-laki, ia rela berdoa dari kuil ke kuil.

"Lalit memang berbeda tetapi masih sangat istimewa bagi saya karena dia dilahirkan dan merupakan jawaban dari doa-doa saya," pungkas Parvatibai.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini