nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berencana Liburan ke Chicago? 4 Tempat Ini Harus Masuk List Wajib Dikunjungi

Dada Sathilla, Jurnalis · Jum'at 01 Maret 2019 13:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 01 406 2024442 berencana-liburan-ke-chicago-4-tempat-ini-harus-masuk-list-wajib-dikunjungi-hj2r3CPB83.jpg Tempat wajib dikunjungi di Chicago (Foto:Sabra/Okezone)


DARI sekian banyak kota besar di Amerika Serikat, Chicago termasuk yang paling menarik dan paling indah untuk dikunjungi wisatawan.

The Windy City adalah kota urutan kedua di Amerika yang paling banyak dikunjungi setelah New York. Mulai dari ikon kota, The Bean, Navy pier yang mempesona, hingga kulinernya yang khas yaitu deep dish pizza selalu sukses menarik kunjungan jutaan wisatawan ke Chicago setiap tahunnya.

Baca Juga:

10 Wanita Terunik di Dunia, Nomor 3 Bikin Jijik!

Mengenal Kakak Kandung Reino Barack yang Menikah dengan Sutradara Gareth Evans

Perjalanan ke Chicago saya mulai dari jam 11 pagi dengan mobil dan sampai di Chicago sekitar jam 3 sore. Hal pertama yang saya lakukan adalah menuju ke penginapan AirBnb yang sudah dipesan. Lokasinya sekitar 20 menit dari downtown Chicago.

Traveling ke kota terbesar ketiga di Amerika Serikat yang terletak di sebelah barat daya danau Michigan ini perlu beberapa persiapan. Memiliki reputasi sebagai windy city membuat saya harus menyiapkan pakaian tebal yang akan dipakai selama jalan-jalan di Chicago.

Akhir bulan Desember kemarin cuaca di Chicago memang masih mendingan,enggak separah selama polar vortex atau musim dingin ekstrem melanda, tapi anginnya itu loh kenceng banget. Buat saya pakai coat doang enggak cukup, di dalamnya mesti dilapisi sweater yang tebal. Pants juga sama, mesti dilapisi legging hangat. Sisanya cukup pakai gloves dan scarf. Sayangnya karena saya enggak mengikat rambut selama di Chicago, mesti rela rambut berantakan terus. Selain anginnya yang terkenal kencang, parkir di downton Chicago juga mahal. Saya tidak rela membayar sekitar Rp564 ribu (USD40) hanya untuk parkir sejam! Karenanya saya memilih parkir  di jalan di depan AirBnb setelah itu lanjut naik the “L” atau the Loop.

Jalan-jalan ke Amerika seseru traveling ke berbagai negara di Eropa karena masing-masing kota disini punya ciri khas. Chicago menarik banyak kunjungan wisatawan salah satunya karena keindahan arsitektur kontemporer dan banyaknya ruang terbuka hijau. Ada banyak seni publik kontemporer yang bisa dinikmati karyanya oleh setiap visitor.

Nah kalau kamu kebetulan memang berencana akan liburan ke Chicago, berikut things to do and see selama jalan-jalan ke Chicago.

1. Millenium Park

Taman raksasa ini terletak di downtown Chicago, persis di dekat kawasan bisnis The Loop. Millenium park asyik buat nongkrong, piknik, jalan- jalan atau sekadar lari. Taman raksasa ini juga menjadi rumah The Bean, sebuah karya seni kontemporer yang juga menjadi ikon Chicago.

The Bean sering muncul juga di film Hollywood dan video musik misalnya di film Transformer dan video klip Kanye West “Homecoming”. Patung raksasa di tengah AT&T Plaza ini disebut The Bean karena bentuknya menyerupai bean, meski nama aslinya adalah Cloud Gate.

The Bean dibuat oleh seniman Inggris kelahiran India, Sir Anish Kapoor. Karena sangat populer, banyak turis mengerubungi The Bean demi ngambil foto selfie, bahkan di tengah udara dingin winter. Jadi mesti sabar antre ya, juga pinter ambil angle foto.

2. The Loop

Bagi yang suka jalan-jalan di kawasan bisnis seperti saya wajib hukumnya melewatkan waktu di The Loop. I truly impressed with Chicago’s skyscrapers, both at day and night. Keren banget!. Saya sempat menjelajah kawasan yang penuh skyscrapers, lanjut nyebrang jalan ke Chicago Riverwalk yang tentunya dipenuhi jejeran gedung yang gemerlap saat malam, salah satunya Trump building milik presiden AS saat ini, Donald Trump.

Kawasan The Loop juga dipenuhi dengan department store dan butik brand – brand Amerika, juga berbagai macam restoran dan bar. Jadi kawasan ini cocok bagi yang suka shopping dan ingin nongkrong di Chicago.

 

3. Navy Pier

Navy Pier ini adalah dermaga di tepi Danau Michigan. Namanya juga di tepi danau sudah pasti anginnya kencang. Tapi view danau Michigan sukses mengalahkan hawa dingin di sini. Apalagi saat malam hari bisa melihat Kota Chicago yang gemerlapan di seberang danau. Spektakuler banget deh. Di Navy pier telah dibangun sebuah bangunan menyerupai mal dimana pengunjung bisa jalan-jalan, nyari cemilan, makan di restoran sambil memandangi view danau Michigan, shopping, atau main di Children Museum. Satu atraksi yang menarik buat dicoba adalah Centennial Wheel. Komidi putar ini bisa dinaiki dengan membeli tiket masuk seharga USD12 atau sekira Rp168.000 per orang.

 

Tepat di sebelah Navy Pier saya menemukan instalasi seni kontemporer lainnya. Entah ini apa namanya tapi banyak yang antre demi masuk ke dalam lingkaran ini.

Jangan lupa juga mengunjungi Crystal Gardens. Taman di dalam ruangan ini merupakan versi mininya Singapore’s Garden’s by The Bay. Di dalam Crystal Gardens saya menemukan 80 pohon palem dan dedaunan yang subur yang dihiasi lampung gantung berkelap -kelip. Di tengahnya ada air mancur. Selain berjalan-jalan di antara pepohonan, pengunjung juga bisa bersantap di Phil Stefani Signature Restaurants di dalamnya.

 

Navy Pier sering menggelar kegiatan seru dan instalasi seni yang berbeda setiap bulannya. Misalnya saja bulan Januari lalu ada instalasi pantai buatan di salah satu sudut Navy Pier. Buat kamu yang mau jalan ke Navy Pier bisa cek dulu event-event serunya di website Navy Pier.

4. Nyobain Deep Dish Pizza

Inilah signature pizzanya Chicago. Beda dengan pizza di Italia yang rotinya sangat tipis, pizza Chicago justru sangat tebal. Deep dish pizza pertama kali diciptakan oleh Pizzeria Uno, sebuah restoran di Chicago yang kini sudah menjadi jaringan restoran nasional. Saking terkenalnya Pizzeria Uno, waktu antrenya aja 1,5 jam, so waktu itu saya putuskan pindah ke California Pizza yang meski pizzanya bukan khas Chicago tapi enak juga.

Selain Pizzeria Uno, deep dish pizza dari Giordano’s juga enak banget. Bukan karena rotinya yang tebel saja tapi rasa sausnya yang unik juga terasa pas di lidah. Seporsi pizza di Giordano’s harganya USD20 atau sekira Rp280.000.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini