nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Orang Bertubuh Pendek Doyan Marah-Marah, Mitos atau Fakta?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 02 Maret 2019 12:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 02 196 2024879 orang-bertubuh-pendek-doyan-marah-marah-mitos-atau-fakta-vle7FQnJq7.jpg Orang bertubuh pendek pemarah? (Foto:Ist)

SIFAT seseorang terbentuk karena lingkungan dan pola asuh orangtua di masa kecilnya. Semakin dia dewasa, otak memilah mana sikap yang baik mana sikap yang buruk dan ini yang menentukan mana sikap yang mewakili kepribadian Anda.

Belakangan ini beredar isu di mana seseorang yang bertubuh pendek dipercaya punya tingkat emosi negatif yang tinggi dibandingkan mereka yang bertubuh tinggi. Anggapan ini menurut Anda mitos atau fakta?

Untuk menjawab itu, Okezone coba mencari tahu melalui hasil penelitian yang dilakukan di Pusat Pengendalian Penyakit di Atlanta, Georgia. Para ilmuwan di sana menganalisa 600 pria berusia antara 18 hingga 50 tahun tentang persepsi gender pria, citra diri, dan perilaku dalam kaitannya dengan penggunaan narkoba, kekerasan, dan kejahatan untuk studi yang dipimpin pemerintah.

Penelitian ini menemukan hasil, pria yang merasa paling maskulin paling berisiko melakukan tindakan kekerasan.

Baca Juga:

6 Gaya Rambut Fenomenal Syahrini, Nomor 5 yang Bikin Reino Barack Kepincut?

Wanita Ini Tiru Penampilan Seksi Kim Kardashian, Hasilnya Bikin Ngakak

Studi ini juga menemukan, laki-laki yang menganggap diri mereka kurang maskulin, hampir tiga kali lebih mungkin melakukan serangan kekerasan dengan senjata atau serangan yang mengakibatkan cedera.

Lebih lanjut, sebuah tim peneliti di Universitas Oxford mengklaim 'Sindrom Pria Pendek' itu benar-benar ada. Penelitian ini menyatakan, seseorang yang tubuhnya lebih pendek di lingkungan sosialnya dapat meningkatkan perasaan sangat waspada dan juga meningkatkan tingkat paranoia.

Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan ‘Kompleks Napoleon’. Perlu Anda sadari, 'sindrom pria pendek' bukanlah gagasan baru, dengan frasa yang sering digunakan mereka yang pendek sangat mudah tersulit emosi.

Namun, di sisi lain, ketika masyarakat masih menganut pendapat yang tidak secara pasti kebenarannya, tinggi badan tampaknya menjadi topik yang semakin tabu bagi banyak pria, hampir sampai pada titik tubuh laki-laki yang tidak lepas dari ejekan.

Anda juga mesti memperhatikan hal ini, mungkin studi-studi ini seperti yang ada di Georgia, terlalu terperangkap dengan mempelajari masyarakat pada satu wilayah dengan karakteristik yang mudah berubah. Hal ini tentu tidak dapat secara akurat menjelaskan sifat laki-laki bertubuh pendek.

Lagipula, Napoleon sendiri sebenarnya berukuran 5 kaki 7 atau sekitar 170 cm, yang mana ini sangat normal di negara Asia. So, masih percaya dengan anggapan itu?

(ndr)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini