nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Para Penerima Donor yang Bertanding Basket, Alasannya Mengharukan

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 02 Maret 2019 17:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 02 612 2024962 kisah-para-penerima-donor-yang-bertanding-basket-alasannya-mengharukan-a2tl1WGuPy.jpeg Pemain basket di tim Ye (Foto: Globaltimes)

DALAM sebuah tim, kekompakan adalah modal utama untuk meraih keberhasilan. Kekompakan itu biasanya berawal dari semangat yang sama di antara anggota tim. Sebuah tim basket asal China memiliki semangat yang tidak biasa untuk bertanding.

Tim basket bernama Ye itu terdiri dari lima orang anggota yang memiliki variasi usia. Pemain tertua berusia 53 tahun dan yang termuda berusia 14 tahun. Kelimanya dapat bergabung atas jasa seorang anak bernama Ye Sha.

Anak tersebut meninggal dunia di usia 16 tahun karena pendarahan otak. Kemudian organ tubuhnya didonorkan pada 7 orang yang membutuhkan bantuan. Para penerima donor itu berhasil bertahan hidup dan lima di antaranya memutuskan untuk bergabung menjadi sebuah tim basket seperti yang disebutkan di atas.

 Baca Juga: Mengetahui Kepribadian Seseorang Lewat Bentuk Hidungnya

Tim basket itu dibentuk oleh Palang Merah Masyarakat China Cabang Hunan pada Agustus 2017. Pada Januari lalu, tim ini bertanding melawan tim profesional dari Asosiasi Bola Basket Wanita Cina. Padahal tidak ada satupun dari anggota yang pernah menerima pelatihan basket secara rutin.

 

Lantas, apakah yang membuat tim tersebut yakin untuk tanding basket? Melansir Global Times, Sabtu (2/3/2019), ternyata Ye Sha sangat suka sekali bermain basket dan memiliki impian menjadi atlet profesional. Sebagai bentuk terima kasih, anggota tim ingin melanjutkan perjuangan anak tersebut bermain basket.

 Baca Juga: Punya Bentuk Wajah seperti Ini Cocok Jadi Bos, Apakah Itu Kamu?

Tentu saja keinginan itu menarik perhatian banyak orang. Bahkan bintang NBA yang saat ini menjadi Presiden Asosiasi Bola Basket China, Yao Ming turut menyaksikan pertandingan tersebut. Sebelum pertandingan, ada sebuah video yang diputar untuk mengenang kepergian Ye Sha. Video itu sukses membuat para penonton menitikkan air mata.

"Terima kasih, Ye Sha, Anda mengizinkan saya untuk terus menjelajahi dunia ini," ujar Yan Jing yang berusia 14 tahun dalam video tersebut. Dirinya merupakan penerima donor kornea. "Ye Sha suka bermain bola basket dan dia berharap bisa bersaing dalam pertandingan bola basket. Kami ingin melanjutkannya," ujar anggota tim yang lain bermarga Zhou. Dia adalah penerima donor hati.

Selain mempersembahkan pertandingan dan video, nama Ye Sha juga dicetak pada kostum tim. Bahkan pada masing-masing kostum ditulis organ yang telah diterima. Semuanya itu dilakukan untuk mengingat kebaikan Ye Sha untuk mendonorkan organ di tubuhnya. Kejadian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.

(tam)

Berita Terkait

Seputar Donor Organ

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini