nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Cuma Bikin Ngiler, Makan Es Krim Bisa Atasi Insomnia

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 12:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 04 481 2025467 tak-cuma-bikin-ngiler-makan-es-krim-bisa-atasi-insomnia-mMM7srbLHF.jpg Makan es krim bisa atasi insomnia (Foto: Huffingtonpost)

Hal pertama yang harus Anda ketahui tentang Nightfood adalah es krim baru sebagai teman pembantu tidur anda, merupakan sebuah ide yang jenius. Tapi pernyataan itu apakah benar-benar berfungsi. Tetapi banyak orang yang sulit tidur, dan banyak orang suka makan es krim, dan obat penenang bagi Insomnia rasa cookies and cream akan menjadi sangat menarik bagi penderita insomnia di mana saja.

"Sebagian dari diri saya seperti cemburu. Saya bukan bagian dari pemasaran ini," kata Raj Dasgupta, asisten profesor kedokteran klinis spesialis tidur di University of Southern California. "Mereka tahu persis ke mana harus memasarkannya."

Seperti dilansir dari TheWashingtonPost, Senin (04/3/2019). Es krim Nightfood hadir dalam rasa seperti minuman dingin tanpa kafein, wafel dan sirup, dan ceri cokelat. Es krim tidak mengandung melatonin atau suplemen tidur lainnya, sehingga tidak memaksa Anda untuk tertidur. Tapi es krim ini akan membantu agar Anda tidak tetap terjaga secara alami. Es krim ini dibuat untuk memasukkan lebih sedikit hal-hal yang dapat menghambat pencernaan Anda sehingga menyebabkan tidur Anda menjadi terganggu, seperti laktosa, gula dan kafein. Es krim Ini juga meningkatkan kadar vitamin dan mineral tertentu, seperti magnesium, yang sudah terbukti bermanfaat untuk tidur.

es krim

Anda bisa makan Nightfood setiap saat sepanjang hari karena produk ini dirancang untuk membantu tidur. Survei telah menunjukkan waktu paling umum orang memakan satu liter es krim adalah di malam hari, mungkin sambil menonton Netflix. Tapi bisakah junk food benar-benar menyelesaikan masalah tidur Anda? Mungkin tidak, kata Dasgupta.

Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas tidur Anda adalah dengan menjaga kebersihan tidur, merancang waktu tidur dan bangun yang baik untuk Anda, hindari kafein dan menonton hingga larut malam, dan jangan makan dalam waktu dua jam sebelum waktu tidur Anda.

"Mungkin tidak ada yang akan mendengarkan saran ini. Jika mereka mau memakan makanan ringan yang manis sebelum tidur, saya lebih suka mereka mengambil yang bergizi daripada Twinkie atau cupcake. "

Dan ini masalahnya, rasanya sebenarnya sangat enak. Tidak seperti es krim "fungsional" lainnya yang membanggakan protein lebih tinggi serta gula dan lemak yang lebih rendah, Nightfood menggunakan gula asli dan tidak menggunakan pemanis buatan. Ada susu dan krim di daftar bahan. Es krim ini memiliki kalori lebih sedikit daripada es krim biasanya, tetapi Anda akan sulit mengetahuinya dari tekstur atau rasanya karena seperti es krim pada umumnya, ini yang membuatnya lebih disukai. Dibandingkan dengan Haagen Dazs, minuman Nightfood secara signifikan memiliki lebih sedikit gula dan lemak tetapi rasanya lebih baik daripada makanan atau minuman rendah lemak lainnya, seperti Halo Top.

“Saya tidak bisa mengatakan dengan pasti apakah itu benar-benar meningkatkan kualitas tidur anda.”

Adaptogenic Foods yang sedang trend di masyarakat yaitu makanan dengan senyawa alami yang dapat membuat kulit lebih sehat, mengurangi kecemasan atau meningkatkan konsentrasi sedang meningkat di pasaran. Tetapi sulit untuk menentukan seberapa baik produk ini membantu masalah tidur anda.

Nightfood bukan satu-satunya produk teman pembantu tidur yang ada di pasar. Counting Sheep Coffee, diluncurkan pada 2013, adalah kopi tanpa kafein yang membantu tidur Anda secara alami. Ada juga beberapa minuman tidur berkarbonasi, termasuk Som dan Neuro Sleep. Mereka mungkin sedikit membantu, tetapi Dasgupta memperingatkan bahwa jangan menjadikan makanan dan minuman tersebut sebagai ketergantungan anda.

"Anda tidak hanya akan makan makanan ini lalu tidur nyenyak. Ada hal-hal lain yang harus di perhatikan juga, seperti kesehatan Anda secara keseluruhan, tingkat stres dan jumlah waktu yang Anda habiskan untuk berselancar di media sosial tanpa tujuan.”

Jadi jangan berharap dokter akan meresepkan es krim untuk membantu tidur Anda.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini