nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awas, Obesitas Bisa Tingkatkan Risiko Kanker!

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 17:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 04 481 2025607 awas-obesitas-bisa-tingkatkan-risiko-kanker-QnhyZ6cusA.jpg Obesitas bisa picu kanker (Foto: Independent)

Ancaman kanker di Indonesia semakin meningkat seiring perubahan pola hidup masyarakat.

Menurut Organisasi Penanggulangan Kanker Dunia dan Badan Kesehatan Dunia, diperkirakan terjadi peningkatan kejadian kanker di dunia 300% pada 2030 dan mayoritas terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Secara nasional, prevalensi kanker di Indonesia sebesar 1,4 per 1.000 penduduk.

Kanker tertinggi yang terjadi pada perempuan di Indonesia adalah kanker payudara dan kanker serviks. Sementara pada laki-laki adalah kanker paru dan kanker kolorektal. Dr Sonar Soni Panigoro SpB (K) Onk menyebutkan, obesitas merupakan salah satu faktor risiko kanker.

Apa hubungannya? Ternyata obesitas, terutama pada kanker payudara, mampu mengubah level hormon tertentu. “Pada wanita yang menopause dan obesitas, hormon tersebut akan diproduksi lebih banyak,” kata dr Sonar dalam acara yang diadakan PT Kalbe Farma memperingati Hari Kanker Sedunia dengan mengangkat tema I am and I Will di Lippo Mall Kemang.

Jaringan lemak juga mengeluarkan sinyal protein yang membuat divisi sel tumbuh sehingga tumor baru bisa tumbuh. Sementara itu, hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet juga menyimpulkan bahwa obesitas terkait dengan 10 dari 22 jenis kanker yang paling umum.

obesitas

Kanker tersebut adalah rahim, ginjal, serviks, tiroid, leukemia, liver, usus besar, ovarium, payudara, dan kandung kemih. Maka itu, dr Sonar menekankan untuk menjaga berat badan ideal sejak dini, terutama menjelang menopause.

“Berat badannya tidak boleh sampai obesitas karena lebih banyak lemak yang terkumpul dan hormon yang memicu akan lebih banyak. Obesitas juga menyebabkan terjadinya peningkatan peradangan dalam tubuh. Ini penanda biokimia yang memunculkan radikal bebas di tubuh.

Adanya radikal bebas dalam tubuh membuat sel-sel tubuh mati dan jika berlanjut dapat memicu terjadinya kanker,” bebernya. Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI selama 2010- 2013, kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru merupakan tiga penyakit terbanyak di Jakarta.

Jumlah kasus baru dan jumlah kematian akibat kanker tersebut terus meningkat. Rutin berolahraga merupakan upaya mencegah penyakit mematikan ini. Lakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi minimal 75-150 menit setiap pekan.

Adapun untuk anak dan remaja, lakukan olahraga dengan intensitas tinggi selama satu jam minimal tiga kali seminggu dan usahakan mengonsumsi makanan sehat, di antaranya mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Pilih makanan yang tergolong whole grain atau produk makanan yang menggunakan biji-biji serelia utuh, seperti gandum, jagung, dan quinoa.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini