nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Batas Aman Penggunaan Headphone saat Mendengarkan Musik

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 04 481 2025758 batas-aman-penggunaan-headphone-saat-mendengarkan-musik-hjoG3MwKc1.jpg Ini batas aman penggunaan headphone saat mendengarkan musik (Foto: Dreamstime)

MENDENGARKAN musik adalah kegiatan favorit banyak orang. Entah itu untuk menghilangkan kebosanan, melepas penat, maupun sekadar mendengar lagu kesukaan. Terkadang musik juga disetel untuk lebih fokus terhadap sesuatu yang dikerjakan seperti di kantor atau berolahraga.

Saat mendengarkan musik banyak orang yang memilih menggunakan aksesori tambahan seperti headset, headphone, earphone, dan sebagainya. Tujuannya agar suara musik lebih terdengar. Akan tetapi, kebiasaan ini sebenarnya bisa membahayakan fungsi telinga.

Dijelaskah oleh dokter spesialis THT, bedah kepala, dan leher, dr Hably Warganegara, Sp.THT-KL, penggunaan alat bantu mendengarkan audio dapat membuat seseorang terkena gangguan pendengaran akibat bising (GPAB). Gangguan tersebut menyebabkan seseorang mengalami penurunan pendengaran karena mendengar suara bising di atas rata-rata dalam jangka waktu lama.

 BACA JUGA : 5 Potret Body Goals Gina Youbi, Bikin Cowok-Cowok Mau Lap Keringatnya!

"Gangguan saraf pendengaran berkaitan dengan dua hal. Pertama ,volume dan kedua durasi. Mendengarkan audio pakai headset, earphone, dan sebagainya dalam waktu lama dapat berbahaya. Apalagi kalau sudah dengar itu orang maunya terus menambah volume sehingga makin bahaya," ungkap dr Hably saat ditemui Okezone dalam sebuah acara belum lama ini.

 

Meskipun jenis alat dengar audio bermacam-macam, belum dapat dipastikan mana yang paling baik untuk digunakan. Dokter yang berpraktek di RS Pondok Indah - Bintaro Jaya itu menerangkan hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan jenis mana yang lebih baik.

"Sampai saat ini masih sama saja. Penggunaan alat bantu dengar audio itu dapat mengganggu fungsi pendengaran. Selain itu, yang jenisnya lebih kedap suara harus diwaspadai karena volume yang didengar telinga jadi jauh lebih kencang lantaran mengarah langsung, itu memengaruhi pendengaran," tambah dr Hably.

 BACA JUGA : 6 Zodiak yang Suka Kemewahan, Anti Miskin-Miskin Club!

Oleh karenanya, dia menghimbau agar masyarakat menuruti saran WHO dalam hal penggunaan alat bantu dengar audio. "Kalau dari WHO menyarankan penggunaan headset, headphone, dan semacamnya 60:60, artinya 60% volume hanya boleh didengarkan selama satu jam. Kalau sekarang banyak tuh handphone canggih yang memberikan peringatan jika volumenya terlalu keras berbahaya. Maksimalnya hanya satu jam per hari," pungkas dr Hably.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini