nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Layar Ponsel Terlalu Cerah, Mata Wanita Ini Mengalami Hal Mengerikan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 23:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 04 481 2025781 layar-ponsel-terlalu-cerah-mata-wanita-ini-mengalami-hal-mengerikan-IR2B6f2aYO.jpg Mata wanita ini jadi mengerikan akibat layar ponsel (Foto: Asiaone)

KEMAJUAN teknologi membuat kehidupan manusia sangat tergantung pada smartphone yang mereka miliki. Bahkan saat membuka mata di pagi hari, maka hal yang Anda cari pertama kali adalah smartphone. Tentunya kebiasaan seperti ini akan menimbulkan masalah pada kesehatan Anda.

Hal ini pun dibenarkan oleh Dr. Justin Bazan selaku penasihat medis untuk The Vision Council. Menurutnya seiring berkembangnya era digital banyak masyarakat yang mengalami kerusakan fisik yang disebabkan oleh smartphone.

 BACA JUGA : Inikah Makna Sulaman Burung Bangau di Kebaya Lamaran Syahrini?

“Dengan peningkatan teknologi digital, banyak orang menderita ketidaknyamanan fisik serelah menggunakan layar gadget selama lebih dari 2 jam sekaligus. Banyak orang yang menggunakan smartphone setiap hari setiap malam tanpa memikirkan kesehatan mata,” terang Dr Justin, menyadur dari Asia One, Senin (4/3/2019).

https://www.asiaone.com/sites/default/files/inline/images/19089_1551689643.png

Tentunya banyak orang yang mengganggap remeh cahaya smartphone yang masuk ke dalam mata. Terkadang tingkat kecerahan tersebut menyilaukan dan merugikan mata Anda, apalagi jika terpapar selama lebih dari dua jam.

Seperti kisah yang dialami oleh seorang wanita berusia 25 tahun yang tinggal di Taiwan Selatan bernama Chen. Ia menggunakan smartphonenya dengan tingkat kecerahan maksimum selama dua tahun. Ia mengaku mulai merasakan sakit pada matanya dan berubah menjadi merah.

Karena sakit pada matanya tak kunjung sembuh, ia akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri. Betapa terkejutnya ketika sang dokter menemukan lebih dari 500 lubang pada kornea matanya.

 

Dokter Hong mengatakan bahwa matanya terpapar lebih dari 600 lumen setiap hari selama dua tahun dimana mata normal hanya membutuhkan sekira 300 lumen per harinya. Chen sendiri mengaku ingin melihat layar handphonenya ketika berada di luar ruangan dan mulai membiasakan hal tersebut.

 BACA JUGA : Inikah Makna Sulaman Burung Bangau di Kebaya Lamaran Syahrini?

Beberapa dokter menyarankan untuk tidak mematikan lampu di kamar ketika menggunakan ponsel di malam hari. Selain itu beberapa aplikasi juga bisa membantu Anda menyesuaikan kehangatan warna pada layar Anda. Dengan begitu, cahaya yang masuk ke dalam mata bisa dikurangi.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini