nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Rabies, Ini Pertolongan Pertama Jika Tak Sengaja Digigit Anjing Liar

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 16:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 05 481 2026091 waspada-rabies-ini-pertolongan-pertama-jika-tak-sengaja-digigit-anjing-liar-xHjJv0XsSl.jpg Pertolongan pertama (Foto: Caprizulka)

RABIES salah satu penyakit yang mengerikan karena bisa mematikan manusia dengan cepat. Ada yang yang mesti diingat untuk meminimalisir penyakit itu, apalagi kalau Anda tak sengaja digigit hewan yang terpapar rabies.

Hewan-hewan yang bisa menularkan rabies tidak hanya anjing, tapi kera dan kucing bisa menularkan virusnya. Biasanya melalui gigitan hewan yang terpapar rabies, jilatan atau cakaran hewan tersebut.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menjelaskan, penanganan kasus gigitan hewan penular rabies ada tata laksananya. Caranya cukup mudah dan sebaiknya Anda tidak panik dulu. Seperti apa sajakah?

 BACA JUGA : Keluarga Kerajaan Inggris Tidak Boleh Sembarangan Main Medsos, Ini Aturannya

1. Cepat cuci luka gigitan dengan sabun

Kalau tak sengaja mengalami luka gigitan, segera cuci dengan sabun selama 15 menit. Cara ini merupakan hal yang sangat penting untuk membunuh virus rabies yang berada di sekitar luka gigitan.

 

3. Beri antiseptik

Setelah cuci tangan, beri antiseptik biar virusnya ampuh terbunuh. Apalagi kalau masih ada yang tersisa di sekitar luka gigitan. Antiseptik yang dapat diberikan antara lain povidon iodine, alkohol 70%, dan zat antiseptik lainnya.

3. Pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR)

Anda bisa mendapatkan vaksin tersebut di rumah sakit. Tujuannya untuk membangkitkan sistem imunitas dalam tubuh terhadap virus rabies. Diharapkan pula dapat antibodi yang terbentuk akan menetralisasi virus rabies.

"VAR diberikan pada hari ke-0 sebanyak 2 dosis (pada lengan kanan & kiri), hari ke-7 sebanyak 1 dosis (pada lengan kanan/kiri) dan hari ke-21 sebanyak 1 dosis (pada lengan kanan/kiri). Sedangkan SAR diberikan bersamaan dengan pemberian VAR pada hari ke-0 secara infiltrasi di sekitar luka sebanyak mungkin, lalu sisanya disuntikkan,” kata dr Nadia lewat siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (5/3/2019).

 

Sayangnya, bila virus rabies telah mencapai susunan saraf pusat, pemberian vaksin anti rabies tidak akan memberikan manfaat lagi.

 BACA JUGA : Syahrini-Reino Barack Berbusana Pengantin Sunda, Netizen: Geulis dan Kasep Pisan!

Selain itu, Anda juga harus mengetahui 2 kondisi luka akibat rabies, yakni luka risiko tinggi seperti jilatan/luka pada mukosa, luka di atas daerah bahu (leher, muka dan kepala), luka pada jari tangan dan jari kaki, luka di area genitalia, luka yang lebar/dalam, atau luka multiple (multiple wound). Untuk kategori ini perlu diberikan VAR dan SAR.

Ada pula luka berisiko rendah, seperti jilatan pada kulit terbuka atau cakaran / gigitan kecil yang menimbulkan luka lecet di area badan, tangan dan kaki yang tidak banyak persyaratan. Untuk kategori ini hanya diberikan VAR

“Penanganan pada kasus gigitan hewan penular rabies bertujuan untuk mencegah rabies pada manusia,” pungas dr Nadia.

(dno)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini