nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Memprihatinkan, Kejahatan Seksual di Indonesia Didominasi Kasus Incest

Rahma Yulita, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 03:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 05 481 2026267 memprihatinkan-kejahatan-seksual-di-indonesia-didominasi-kasus-incest-GZtTrfs4gF.jpg Kejahatan seksual sedarah (Foto:Ist)

MEMILIKI hubungan sedarah adalah haram hukumnya. Selain memang dasarnya tidak lazim, memiliki hubungan sedarah atau yang sering disebut dengan incest mampu mendatangkan penyakit bagi si pelakunya.

Walaupun banyak orang yang tahu dan sadar betapa menjijikannya melakukan incest, tidak sedikit orang tertangkap melakukan hal keji ini. Bukan hanya di negara luar, bahkan kasus ini pun kerap ditemukan di Indonesia.

Salah satunya adalah kasus incest yang baru-baru ini terjadi di wilayah Lampung. Kasus ini benar-benar bikin publik merasa geram. Bagaimana tidak? AG (18) yang merupakan korban dan juga seorang penyandang disabilitas, diperkosa ratusan kali oleh ayah, kakak, dan adik kandungnya.

Kasus ini terungkap setelah dilaporkan oleh Ketua Satgas Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat Pekon Panggungrejo, Tarseno (51). Ia begitu emosional ketika dimintai keterangan untuk menceritakan kembali kasus ini.

Baca Juga:

6 Daftar Turis Terburuk di Dunia, Nomor 1 Tidak Heran

 Syahrini-Reino Barack Berbusana Pengantin Sunda, Netizen: Geulis dan Kasep Pisan!

Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Pribudiarta Nur Sitepu mengatakan bahwa kasus ini sudah ditangani langsung bersama dengan dinas PPPA.

“Kami bersama dengan dinas PPPA Lampung telah menegakkan dan menjalankan hukumnya. Kami kembalikan kondisi korban dan juga para pelaku. Mereka akan direhabilitasi berjalan sesuai dengan assasment-nya,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlingan Anak Provinsi Lampung, Dra. Bayana M.Si menjelaskan, KPPPA telah melakukan koordinasi dan bedah kasus di provinsi Lampung pada tanggal 1-4 Maret 2019. Bedah kasus ini dihadiri langsung oleh seluruh lembaga layanan Provinsi.

Pada kesempatan ini, KPPPA Lampung melayani 236 kasus yang terdiri dari 153 kasus kekerasan pada anak, dan 83 kasus kekerasan pada perempuan. Ia juga mengatakan, “Ini perlu ada perhatian lebih dari KPPPA dengan penguatan fasilitator yang berada di Kabupaten Kota, agar penanganan korban seperti ini akan cepat terlayani.”

Prof. Vennetia Danes, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan mengatakan kasus incest pada saat ini telah mencapai angka tertinggi. “Tahun 2018, kita mendapati lebih dari 7.000 kasus tindakan kekerasan, dan salah satunya yang paling banyak adalah kekerasan hubungan sedarah (incest),” ujarnya saat ditemui Okezone seusai Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Rakornas PPPA) 2019, Selasa (5/3/2019).

Sebelumnya, Prof. Vennetia menceritakan bahwa di tahun 2018, tindakan kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan seksual, kekerasan di dalam rumah tangga, ranah umum, permasalahan pekerjaan imigran Indonesia di luar negeri, hingga sampai pelecehan seksual satu darah (incest).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini