nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bingung Liburan Mau ke Mana? Datang Saja ke Pameran Ilmiah Italia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 10:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 06 406 2026436 bingung-liburan-mau-ke-mana-datang-saja-ke-pameran-ilmiah-italia-FeyMF9GCm6.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BINGUNG hari libur besok mau ke mana? Kalau tidak punya tempat tujuan, tidak ada salahnya mengajak anggota keluarga untuk pergi ke museum. Selain menarik, museum bisa menjadi sarana edukasi untuk keluarga.

Ditambah lagi, saat ini ada pameran untuk memperingati 70 tahun Hubungan Diplomatik Bilateral Indonesia dengan Kedutaan Italia, maka diadakanlah sebuah pameran seni bertema ‘Italy: The Beauty of Knowledge’.

Pameran yang diadakan di Museum Nasional, Jakarta Pusat dan terbuka untuk umum hingga 31 Maret 2019. Pameran ini menampilkan berbagai keunggulan ilmiah dari Italia dan teknologi canggih di beberapa bidang.

Baca Juga: Jokowi Beri Putri Denada Buah Naga Kuning, Harganya Fantastis!

Health, Environment, Space, Food and Nutrition serta Cultural Heritage. Hal ini pun dibenarkan oleh Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri, Dino Kusnadi. Menurutnya hal ini bertujuan untuk menggali potensi Indonesia berdasarkan pengalaman Italia.

“Dalam memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Italia, kita harus mengetahui potensi apa saja yang bisa digali. Saya sendiri lebih senang hal yang futuristik dibandingkan yang sudah-sudah,” tutur Dino, saat diwawancarai Okezone.

Dino mengatakan bahwa Italia datang ke Indonesia dengan membawa berbagai knowledge yang akan ditonjolkan kepada publik. Ini menjadi salah satu cara untuk menunjukkan potensi-potensi yang bisa diambil generasi muda untuk bisa membangun Indonesia yang lebih baik di kemudian hari.

Baca Juga: 6 Daftar Turis Terburuk di Dunia, Nomor 1 Tidak Heran


“Italia datang ke Indonesia dengan knowledgenya mereka. Apa hal yang bisa menginspirasi Indonesia seperti teknologi antariksa, kesehatan, environment, dan masih banyak lagi. Apakah kita terinspirasi? Jadi inilah hal yang harus kita kembangkan. Biarlah publik yang melihat apa saja yang sudah Italia tonjolkan,” lanjutnya.

Dalam pameran ini pengunjung bisa melihat berbagai teknologi canggih di bidang sains, salah satu contohnya adalah Lisa Pathfinder. Teknologi ini bertujuan untuk mengembangkan detektor gelombang gravitasi berkesinambungan di masa depan.

Pada bidang kesehatan, terdapat teknologi Tubuh Manusia On-Chip, ini adalah organ dan jaringan hidup yang dibuat secara in vitro dan dihubungkan untuk berkomunikasi melakui sirkuit mikrofluida. Alat ini bisa digunakan sebagai alternatif untuk menggantikan hewan dalam uji coba obat-obatan, molekul dan bahan aktif.

Pada bidang environment, Italia memperkenalkan Deeplamp yang merupakan lampu folovoltalk luar ruangan dengan sumber LED yang mengombinasikan teknologi inovatif cetakan 3D, tata surya dan pencahayaan buatan secerdas alam.

Adapula Spesimen Kain Serat Jeruk yang merupakan turunan industri jus jeruk. Spesimen diciptakan dengan mencampurkan serat selulosa asetat dengan sutera, katun dan elastan. Tak hanya itu, masih banyak lagi teknologi canggih yang bisa kalian temui pada pameran ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini