nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Telat Makan, Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Perut Keroncongan

Dito Bagus Wibowo, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 21:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 06 481 2026773 jangan-telat-makan-ini-yang-terjadi-pada-tubuh-ketika-perut-keroncongan-5WDq8srs68.jpg Hormon stres meningkat ketika perut kosong (Foto: Thrilist)

Anda mungkin pernah mengalami rasa lapar secara langsung, Tiba-tiba bunyi suara kerucuk dari dalam perut pun terdengar. Saat bunyi ini terdengar nyaring di depan teman-teman, Anda pasti merasa malu 

Bagaimana tidak, ini tandanya Anda merasa kelaparan. Meski malu, Anda harus tahu bahwa bunyi kerucuk atau yang dikenal dengan bunyi keroncongan ini merupakan sebuah proses penting dari pencernaan dalam tubuh kita.

Ketika merasa lapar, seseorang bisa saja kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Maka, tak jarang orang yang sedang lapar menjadi mudah marah dan emosi.Tahukah kenapa itu semua bisa terjadi?

Ternyata, ketika perut kosong tubuh mengalami hal-hal berikut seperti yang dirangkum dari situs Thelist :

1. Glukosa darah menurun

Ketika Anda lapar, Nutrisi dalam tubuh dan otak Anda akan berkurang salah satunya adalah Kadar gula yang memiliki peran penting untuk meningkatkan energi dalam diri Anda.

Makanan yang mengandung karbohidrat salah satunya, pada umumnya merupakan bahan bakar utama untuk tubuh dan otak Anda.

Jika kadar gula darah menurun hingga terlalu rendah, tubuh anda mulai merespon bahwa ini adalah sebuah ancaman karena otak tidak memiliki nutrisi yang tersedia untuk melakukan fungsinya. Prioritas utama tubuh Anda adalah menjaga otak supaya tetap berkerja.

2. Perut Anda yang kosong

Di saat perut anda kosong, itu dapat menandakan otak anda juga sedang tidak berfungsi. Dimana di dalam tubuh Anda memiliki sistem untuk membantu mendorong Anda untuk makan agar tidak merasa terlalu lapar.

sakit perut

Ketika gula darah mulai menurun, perut Anda akan merasakan sakit pada bagian saraf hingga ke otak Anda. Biasanya terjadi ketika perut Anda terasa hampa dan bunti gemericik di perut. Maka kita membutuhkan asupan makan supaya system pada tubuh Anda dapat berfungsi.

3. Hormon stres meningkat

Otak mengirimkan sinyal untuk memberi tahu tubuh, melepaskan hormone stress dari kelenjar adrenal. Dua hormon ini adalah epinefrin dan kortisol.

Hormon ini di lepaskan untuk memotivasi Anda mencari makanan tanpa memikirkan kandungan atau gizi pada makanan tersebut. Hormon tersebut juga menyebabkan Anda menjadi cemas dan merasa gelisah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini