nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cheribon Vintage Gallery, Tempat Berburu Barang Antik di Cirebon

Fathnur Rohman, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 21:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 07 406 2027157 cheribon-vintage-gallery-tempat-berburu-barang-antik-di-cirebon-zoo1sEfEG9.JPG Cheribon Vintage Gallery (Foto: Fathnur Rohman)

Tidak bisa dipungkiri kalau Kota Cirebon memang menyimpan potensi wisata sejarah yang begitu tinggi. Hal itu bisa kita lihat dari banyaknya bangunan-bangunan atau peninggalan sejarah yang masih berdiri kokoh hingga sekarang.

Selain kaya akan potensi wisata sejarahnya, ternyata di kota yang akrab disebut sebagai Kota Wali ini, memiliki satu tempat unik yang jarang diketahui oleh banyak wisatawan. Namanya adalah Cheribon Vintage Gallery. Terletak di Jalan Kutagara, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Jawa Barat.

 

Pemilik Cheribon Vintage Gallery, Agus Rahmat menjelaskan, keunikan yang dimiliki tempatnya tersebut adalah para wisatwan yang berkunjung tak hanya bisa berburu barang antik dan jadul. Melainkan, mereka bisa menyewanya juga.

 Baca Juga: Hilir Mudik Bus Wonderful Indonesia di Jerman, Seperti Apa Tampilannya?

Di Kota Cirebon sendiri, Agus merupakan satu-satunya orang yang menggeluti bisnis jual beli dan sewa barang antik atau jadul. Selain itu, koleksi barang-barang di tempatnya bisa dibilang sangat lengkap.

 

"Di sini barang-barangnya lengkap. Ada mainan tua, buku-buku tua, dan masih banyak yang lainnya," kata Agus saat ditemui Okezone belum lama ini.

Agus sudah memulai mengoleksi barang antik sejak tahun 1980 silam. Ia merasa jatuh hati dengan barang antik setelah orangtuanya meninggal dunia. Barang-barang peninggalan orangtuanya kemudian ia rawat sendiri.

 

Agus juga memiliki pandangan tersendiri dengan barang antik dan jadul. Menurutnya, barang buatan tahun 1970-an ke belakang sudah bisa disebut barang antik. Sementara, barang buatan tahun 1980 sampai 2000-an merupakan barang jadul.

 Baca Juga: 6 Ritual dari Awal hingga Akhir Nyepi, Menarik Jadi Agenda Wisata

Saat orang-orang berkunjung ke tempatnya, mereka akan disuguhkan dengan jejeran sepeda ontel tua di depan galerinya. Selanjutnya, mereka bisa melihat-lihat berbagai koleksi Agus yang akan membawa pengunjung ke masa lalu.

 

"Banyak cerita menarik waktu saya berburu barang-barang ini," ujarnya.

Koleksi tertua yang dimiliki oleh Agus adalah sebuah mesin jahit buatan tahun 1920. Ia mengaku tak mudah untuk mendapatkan barang-barang antik tersebut. Saat ditanya mengenai barang-barang antik semacam keris dan lainnya, Agus secara mengejutkan menjawab, kalau dirinya tidak tertarik untuk mengkoleksi barang-barang yang memiliki daya magis.

 

"Saya enggak tertarik kalau koleksi barang begituan," imbuhnya.

Dengan usaha yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Cirebon sekarang dalam mengembangkan potensi wisatanya, Agus meminta agar ada sebuah museum barang antik di Kota Cirebon. Selain bisa menambah jumlah wisatawan, orang-orang yang berkunjung pun setidaknya bisa belajar mengenai benda-benda bersejarah.

 

"Mungkin hp yang kita pegang sekarang tidak berarti. Tapi entah 20 tahun ke depan, orang-orang pasti akan mencarinya, karena sudah tua, dan memiliki sejarah," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini