nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertunjukan Seni Etnik Sumut Terus Manjakan Wisatawan di Medan

Erie Prasetyo, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 22:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 07 406 2027161 pertunjukan-seni-etnik-sumut-terus-manjakan-wisatawan-di-medan-TZC10oi1Tm.jpg Pertunjukan etnik di Kota Medan (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)

Pemerintah Indonesia terus gencar membangun sektor pariwisata. Salah satu keunikan pariwisata yang membuat Indonesia berbeda dengan negara lainnya adalah kesenian dan budaya etnik-etnik unik yang ada di bumi Nusantara.

Di tengah modernisasi kota Medan, pemerintah terus melestarikan pertunjukan seni budaya untuk menunjang sektor pariwisata. Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata setiap pekan akan rutin menampilkan tari-tarian etnik asal Sumatera Utara.

Kadis Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono mengatakan, selain bisa terus melestarikan kesenian budaya, ternyata tarian-tarian etnik mendapat antusias yang tinggi dari wisatawan.

 Baca Juga: Hilir Mudik Bus Wonderful Indonesia di Jerman, Seperti Apa Tampilannya?

"Program pementasan tarian etnik ini untuk memanjakan wisatawan yang datang ke Kota Medan. Hiburannya berupa gelaran musik dan tari nuansa etnik seluruh budaya tradisional yang ada di Provinsi Sumatera Utara," terang Agus, Kamis (7/3/2018).

Kegiatan ini rutin diadakan tiga kali dalam sepekan setiap bulannya, yaitu Senin Malam, Rabu Malam dan Jumat Malam. Penampilan kesenian itu digelar di tengah kota Medan, Center Piece Merdeka Walk, Jl. Balai Kota Medan.

 Baca Juga: Di Turki Luna Maya Solo Traveling, Apa Manfaatnya?

Agus menjelaskan, program tersebut dimulai pada bulan Maret 2019 dan rencananya akan di-launching dalam waktu dekat ini.

"Para wisatawan sangat antusias. Mereka juga ikut bernyanyi dan menari bersama. Program itu dipentaskan oleh para muda-mudi yang peduli terhadap kesenian budaya kita," tambahnya.

 

Adapun tarian dan baju etnik yang akan ditampilkan tersebut yakni dari Melayu, Karo, Batak, Mandailing, Nias dan lainya. Program itu juga mendapat dukungan dari asosiasi industri pariwisata terutama asosiasi yang membidangi perjalanan wisata, baik ASITA, ASPPI, PHRI maupun HPI.

"Nantinya, selain menampilkan musik dan tari, kita juga akan menampilkan produk-produk ekonomi kreatif unggulan yang ada di Kota Medan," pungkas Agus.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini