nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Raja Ampat, Tambrauw Juga Berlakukan Pin Khusus untuk Wisatawan

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 23:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 07 406 2027184 selain-raja-ampat-tambrauw-juga-berlakukan-pin-khusus-untuk-wisatawan-S0lKutL3DD.jfif Pemandangan tepi laut Samudera Pasifik di Tambrauw, Papua Barat (Foto: Utami Riyani/Okezone)

Pariwisata di satu tempat akan dikatakan seimbang jika selain dikunjungi banyak wisatawan, kelestarian lingkungannya terjaga. Demi menjaga kelestarian lingkungan tersebut, destinasi wisata seperti Raja Ampat sudah memberlakukan tiket masuk (pin) untuk para wisatawan yang ingin berkunjung sejak beberapa tahun lalu.

Selain Raja Ampat, kabupaten tetangga, Tambrauw juga mulai memberlakukan hal yang sama. Wilayah yang 80 persennya merupakan kawasan konservasi itu meluncurkan tarif masuk untuk pemeliharaan lingkungan di Kabupaten Tambrauw. Di hari yang sama, pusat informasi turis di Bandara Eduard Domine Osok, Kota Sorong dibuka untuk menjual pin Tambrauw pada Rabu, 6 Maret 2019.

 

Bupati Tambrauw, Gabriel Asem mengatakan perkembangan pariwisata Tambrauw masih terkendala oleh akses transportasi yang masih kurang. Namun Tambrauw memiliki sederet destinasi wisata yang tak kalah indah dari tempat lain.

 Baca Juga: Pertunjukan Seni Etnik Sumut Terus Manjakan Wisatawan di Medan

"Pariwisata di Tambrauw tidak kalah cantiknya dengan pariwisata di Raja Ampat. Karena itu saya berani mempromosikannya," ujar Gabriel Asem dalam peluncuran Pin Tambrauw di Hotel Je Meredien, Sorong, Papua Barat, Rabu, 6 Maret 2019.

 

Harga pin masuk ke Kabupaten Tambrauw untuk wisatawan domestik adalah Rp200 ribu. Sementara untuk wisatawan mancanegara adalah Rp400 ribu.

Kepala Dinas Pariwisata, Abraham D. E. Mayor menerangkan, pin Tambrauw adalah wujud kompensasi wisatawan akan kepeduliannya terhadap lingkungan saat berwisata di Tambrauw. Seiring berjalannya waktu, pin ini wajib dimiliki oleh wisatawan saat berkunjung ke Tambrauw.

 Baca Juga: Cheribon Vintage Gallery, Tempat Berburu Barang Antik di Cirebon

"Pin Tambrauw itu kontribusi untuk menjaga lingkungan. Dari pin ini, diharapkan mereka menyumbang untuk kelestarian dan menjaga kualitas lingkungan di Tambrauw," jelas Abraham.

Saat ini wisatawan baru bisa membeli pin Tambrauw di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong. Ke depannya, gerai penjualan pin tersebut akan dibuka di Manokwari.

 

"Nantinya kalau wisatawan mau ke Tambrauw harus menunjukkan pin itu. Kalau mereka tidak bisa menunjukkan pin itu, petugas di lokasi wisata akan memberikan denda," lanjut Abraham.

Kabupaten Tambrauw sendiri memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari Air Terjun Anenderat, padang savana Bukit Sontiri, wisata bahari di Pulau Dua, hingga tank peninggalan tentara sekutu Amerika Serikat saat Perang Dunia kedua.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini