nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Video Porno Jadi Kontribusi Kasus Perkosaan Terbesar?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 14:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 07 612 2027012 video-porno-jadi-kontribusi-kasus-perkosaan-terbesar-rZsAxq8O1g.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TINGKAT kekerasan seksual di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Menurut data yang diperoleh, banyak gadis di bawah umur diperkosa disebabkan karena banyak pria yang memiliki kebiasaan mabuk dan kecanduan menonton film porno.

Sangat miris memang, melihat banyak wanita yang menjadi korban kekerasan seksual akibat kasus pemerkosaan. Pakar Kekerasan Seksual, Dr Rukmini Rao mengatakan bahwa hukuman mati memang telah diberlakukan di India. Namun, hukuman tersebut tampaknya bukan menjadi solusi yang efektif.

Wanita berusia 68 tahun itu berpendapat bahwa semakin populernya pornografi juga dapat mengarah pada perkosaan dalam pernikahan. Dia menambahkan bahwa banyak perempuan muda tidak dididik dengan baik tentang definisi persetujuan.

“Munculnya aksi porno dan meningkatnya pemerkosaan pasti terkait. Telah terjadi peningkatan pemerkosaan terhadap wanita muda dan gadis-gadis muda. Saya memiliki keluhan dari banyak wanita muda yang merasa tidak cocok secara seksual dengan suami mereka,” terang Rao, melansir dari The Sun.

Baca Juga: Dikabarkan Dekat dengan Luna Maya, Intip Penampilan Faisal Nasimuddin yang Kece Abis

Selain itu Rao juga menjelaskan bahwa 9 dari 10 pria terlalu banyak menonton film porno dan berimajinasi membawanya ke kehidupan nyata. Selain itu, para generasi muda juga sangat mudah untuk mendapatkan akses menonton video porno.

Pakar itu mengatakan, pria muda yang sudah menikah sering menuntut layanan seksual dari istri mereka. Hal ini tentu menunjukkan bahwa perkosaan dalam pernikahan adalah sah di India.

Dia pun mengkritik penerapan hukuman mati bagi pemerkosa gadis yang dihukum di bawah 12 tahun. Hukuman ini diperkenalkan pada April lalu menyusul keributan atas serangkaian kasus tingkat tinggi.

India sendiri telah mengalami sejumlah kasus pemerkosaan terkenal dalam beberapa tahun terakhir, yang memicu protes luas dari masyarakat. Pada Januari, seorang mahasiswa teknik mengalami pemerkosaan selama dua hari sebelum dibiarkan mati di hutan di negara bagian Odisha.

Baca Juga: Jokowi Beri Putri Denada Buah Naga Kuning, Harganya Fantastis!

Wanita berusia 20 tahun itu ditinggalkan dalam kondisi kritis setelah dijebak ketika seorang pria mengaku berteman dengan saudara laki-lakinya. Pria bejad tersebut lantas mendekatinya ketika sang korban tengah menunggu kereta.

Pria tersebut menyarankan agar korbannya pergi bersamanya karena jalur kereta tujuan wanita itu sedang dalam perbaikan. Di waktu itulah, sang pelaku mulai melancarkan aksi bejatnya hingga korban meninggal dunia.

Kasus ini tentunya membuat masyarakat menjadi geram dan menilai pemerintah gagal dalam mengatasi kasus pemerkosaan di negara tersebut.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini