5 Bocah Jenius di Dunia, Kemampuannya Luar Biasa

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 10 Maret 2019 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 08 196 2027625 5-bocah-jenius-di-dunia-kemampuannya-luar-biasa-EKeUDTCuSH.jpg Aelita Andre (Foto: Wonderslist)

Setiap anak terlahir dengan bakat dan kejeniusannya masing-masing. Namun pada beberapa anak, kemampuan yang dimilikinya bisa di atas rata-rata anak seumurannya. Maka tak heran bila mereka sering dijuluki sebagai anak jenius.

Merangkum berbagai sumber, Minggu (10/3/2019), inilah anak-anak yang pantas mendapat julukan anak jenius:

Aelita Andre

 

Di saat anak seusianya baru bisa belajar merangkak atau berdiri, Aelita Andre sudah menyelesaikan lukisan pertamanya di usia 9 bulan. Bakat itu kemudian terus diasah hingga di usia 2 tahun dia sudah bisa menampilkan karyanya dalam sebuah pameran. Lalu pada usia 4 tahun dirinya berkesempatan melakukan pameran di New York City. Gadis kelahiran 9 Januari 2007 itu merupakan seniman muda berbakat yang memiliki gaya melukis Surrealist.

 Baca Juga: Menyingkap Cerita di Balik Tank-Tank Sisa Perang Dunia II di Papua Barat

Arfa Karim

 

Pada usia 5 tahun, Arfa Karim memiliki ketertarikan terhadap komputer. Dirinya meminta sang ayah untuk membelikan satu unit komputer. Setelah itu, gadis kelahiran 2 Februari 1995 itu mulai mengotak-atik komputer miliknya. Siapa sangka, atas keahliannya itu Arfa bisa menjadi Microsoft Certified Professional (MCP) padahal usianya baru 9 tahun. Dia juga menjadi wakil negaranya, Pakistan di berbagai forum internasional bidang IT termasuk TechEd Developers Conference. Bahkan ia diundang oleh Bill Gates untuk mengunjungi Kantor Pusat Microsoft di Amerika Serikat. Sayangnya, dia meninggal pada 14 Januari 2012 karena sakit.

Akrit Jaswal

 

Memiliki IQ mencapai 146 membuat Akrit Jaswal disebut sebagai anak paling cerdas di dunia. Pada tahun 2000, dia berhasil mencuri perhatian publik karena melakukan prosedur medis pertamanya di rumah padahal usianya baru 7 tahun. Kasus yang ditanganinya waktu itu adalah memisahkan jari anak balita yang menyatu karena terbakar. Maka tak heran bila Akrit diterima kuliah di jurusan kedokteran Universitas Punjab ketika usianya masih 12 tahun. Bahkan berkat kecerdasaannya, ia mengklaim menemukan obat untuk kanker.

 Baca Juga: Tindik Berlian di Jari Lagi Tren, Berbahayakah?

Priyanshi Somani

 

Pada usia 6 tahun, Priyanshi Somani mengembangkan kemampuannya untuk melakukan perhitungan mental. Di usia 11 tahun, dia menjadi peserta termuda dari kompetisi Mental Calculation World Cup 2010. Secara mengejutkan, dirinya berhasil menyabet semua gelar. Gadis asal India itu adalah satu-satunya peserta yang telah melakukan akurasi 100% dalam penambahan, perkalian, hingga akar kuadrat. Dia juga memenangi penghargaan "Pogo Amazing Kids Awards 2010" dalam kategori jenius. Namanya juga ditambahkan dalam Limca Book of World Records serta Guinness Book of World Records.

Akiane Kramarik

 

Pengalaman spiritual di usia 4 tahun membuat Akiane Kramarik memiliki keahlian dalam bidang melukis. Menurut cerita, perempuan kelahiran 9 Juli 1994 itu melihat wajah Yesus Kristus dalam mimpinya dan diminta untuk melukis rupanya. Sejak saat itu, dia mencoba menggambarkan realitas dalam bentuk lukisan. Akiane menghabiskan banyak waktu untuk melukis secara otodidak . Dirinya lebih banyak melukis gambar bersifat alegoris dan spiritual seperti rupa-rupa Yesus, anak-anak, binatang, serta potret diri.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini