nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dengar Musik dengan Earbud hingga Tertidur, Siswa Ini Tuli Mendadak

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Jum'at 08 Maret 2019 14:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 08 481 2027360 dengar-musik-dengan-earbud-hingga-tertidur-siswa-ini-tuli-mendadak-9yUONIJise.jpg Dengar earbud hingga tertidur seorang siswa tuli mendadak (Foto:Odc)

POPULARITAS headphone dan earbud meroket seiring dengan perkembangan smartphone. Banyak sekali orang-orang yang menggunakannya dimana-mana, baik untuk menerima panggilan atau mendengarkan musik hingga tertidur. Namun ternyata, mendengarkan musik dengan earbud menyala saat tidur bukanlah ide yang sangat bagus.

Memang benar, musik efektif untuk membantu seseorang mendapatkan tidur yang lebih nyenyak, apalagi jika mendengarkan musik yang memang dirancang untuk membantu orang tidur. Tapi tahukah bahwa mendengarkan musik saat tidur juga membahayakan?

The Department of Otorhinolaryngology di Taiwan’s Asia University Hospital baru-baru ini melaporkan kasus seorang siswa yang tertidur ketika mendengarkan musik dengan earbud yang menyala dan benar-benar tuli selama satu tahun, seperti yang dilansir Oddcitycentral, Jumat (8/3/2019). 

Dr. Tian Huiji, direktur Department of Otorhinolaryngology di Taiwan’s Asia University Hospital memperingatkan orang-orang agar tidak menggunakan headphone dan earbud dengan volume keras ketika mereka sedang tidur, karena ada konsekuensi serius yang mungkin timbul seperti kasus yang baru-baru ini terjadi.

Baca Juga:

Intip Rumah Sederhana Ibunda Luna Maya di Bali

Dikabarkan Dekat dengan Luna Maya, Intip Penampilan Faisal Nasimuddin yang Kece Abis

Dokter bercerita tentang seorang siswa tahun kedua yang datang ke rumah sakit dan mengeluh karena tidak dapat mendengar dengan satu telinga. Siswa itu mengatakan kepada dokter bahwa ia memiliki kebiasaan mengenakan earbud dan mendengarkan musik sebelum tidur. Siswa ini mengaku, pada malam sebelum mengalami ketulian tiba-tiba, ia mengaku tertidur dengan earbud menyala.

Beruntungnya, salah satu earbud jatuh saat dia tidur, sehingga ketulian hanya mempengaruhi satu telinga saja. Dr. Huiji mengatakan bahwa remaja itu berangsur-angsur pulih setelah dirawat di rumah sakit selama 5 hari. Ia tetap menyarankan orang yang mengalami gejala serupa untuk mencari bantuan medis sesegera mungkin untuk mencegah kerusakan permanen.

Ketika tertidur, sirkulasi darah di tubuh kita melambat, jadi sementara sel-sel rambut di telinga kita masih dirangsang oleh suara yang keluar dari earbud atau headphone. Tubuh tidak dapat memasok darah yang cukup kepada mereka, yang dapat mengakibatkan tuli mendadak.

Menurut direktur Department of Otorhinolaryngology, earbud sangat berbahaya karena alat itu tidak mengizinkan suara apa pun keluar di luar. Untuk mencegah tuli mendadak, Dr. Huiji menyarankan untuk tidak menggunakan earphone atau earbud selama tidur, dan juga memberikan istirahat telinga selama kurang lebih 10 menit sehabis mendengarkan musik menggunakan earbud atau headphone dalam waktu yang lama.

(ndr)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini