50 Perempuan Indonesia Meninggal Setiap Harinya karena Kanker Serviks, Ini Pesan Prilly Latuconsina

Nur Anisa Putri, Jurnalis · Sabtu 09 Maret 2019 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 09 481 2027753 50-perempuan-indonesia-meninggal-setiap-harinya-karena-kanker-serviks-ini-pesan-prilly-latuconsina-rirluZrhfR.jpg Prilly Latuconsina (Foto: @prillylatuconsina26/Instagram)

Kanker serviks adalah kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim. Umumnya, kanker serviks tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, namun baru muncul saat sudah mulai menyebar.

Rupanya kanker serviks ini merupakan satu-satunya kanker yang bisa dicegah melalui vaksinasi HPV. Walaupun begitu Data terbaru dari GLOBOCAN 2018 menunjukan, kasus baru kanker serviks di Indonesia memcapai 32.469 kasus atau 17,2% dari presentase kanker perempuan Indonesia.

Bahkan sebanyak 50 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya karena kanker yang sebenernya bisa dicegah dengan vaksinasi HPV ini. Hal ini menunjukan adanya peningkatan drastis dibandingkan data yang dirilis oleh GLOBOCAN sebelumnya di tahun 2012, yaitu 26 perempuan meninggal dunia setiap harinya karena kanker serviks.

Tingginya angka tersebut menunjukan kurangnya kesadaran perempuan dalam upaya pencegahan kanker serviks. Aktris sekaligus Duta Cegah Kanker Serviks, Prilly Latuconsina, bercerita kalau dia sudah melakukan vaksinasi dua tahun lalu. Sebelum menjadi duta cegah kanker serviks, Prilly sempat menyebarkan pengalaman saat di vaksin di media sosialnya.

prilly latuconsina

"Setelah aku menjalani vaksinasi, aku sempat nge-share pengalaman aku di Instagram dan ternyata masih banyak orang yang nanya ke aku kaya 'emang ada kanker yang bisa di vaksin?'" ujar Prilly saat ditemui di acara Konferensi Pers Pameran Foto #IamTrulyWoman yang digagas oleh KICKS dan Diera Bachir di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat 8 Maret 2019.

Setelah diangkat menjadi Duta Cegah Kanker Serviks, aktris cantik ini konsisten untuk mengedukasi pentingnya pencegahan kanker serviks ke masyarakat luas baik di media sosial maupun di lingkungan sekitarnya, dia juga menghimbau untuk para perempuan melakukan vaksinasi secepat mungkin sebelum terlambat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini