nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suka Tidur Bareng Bayi? Hati-Hati Bisa Picu Kematian Mendadak

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 16:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 11 196 2028442 suka-tidur-bareng-bayi-hati-hati-bisa-picu-kematian-mendadak-NCVUc0Q0wI.jpg Tidur bareng bayi berisiko kematian mendadak (Foto: Thebump)

BAYI banyak yang sedang menghadapi risiko kematian mendadak yang tidak diketahui penyebabnya. Ini dikarenakan orangtua yang bersikeras tidur bersama dengan bayinya, dan para ahli telah memperingatkan.

Seperti yang dilansir TheSun, Senin (11/3/2019). Sebuah studi baru oleh The Lullaby Trust telah menemukan bahwa 76 persen orangtua tidur dengan bayi mereka di ranjang yang sama, di sofa, atau saat mabuk.

Semua keadaan itu sangat meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Tidur bersama di sofa atau di kursiyang berlengan adalah risiko yang paling umum, dengan 40 persen orangtua mengaku pernah melakukannya di masa lalu.

 BACA JUGA : Intip 5 Tampilan Fashionable Kimmy Jayanti Pamer Perut Buncit

Ini mungkin tidak terdengar seperti masalah besar, tetapi orang dewasa yang tertidur di sofa atau kursi dengan bayi mereka meningkatkan risiko SIDS hingga 50 kali lipat.

12 persen responden survei mengatakan bahwa mereka merokok dan berbagi tempat tidur dengan bayi mereka, sementara 9 persen mengatakan mereka tidur bersama bayi mereka sambil mabuk.

 

Tidak mengherankan bahwa bayi yang tidur di sebelah orang dewasa yang merokok, minum atau menggunakan narkoba memiliki risiko kematian mendadak yang sangat tinggi. 133 bayi meninggal secara mendadak selama setahun dalam situasi tidur bersama dengan orangtua nya.

Lullaby Trust bekerja untuk mencoba mengurangi angka-angka pada kematian bayi itu dengan sangat menyoroti masalah betapa berbahayanya tidur bersama.

Bukan hanya risiko badan sang ibu secara tidak sengaja akan menindih sang bayi, faktor lainnya juga dapat mencakup hal-hal seperti tempat tidur orang dewasa yang terlalu tinggi dapat membahayakan sang bayi.

Jenny Ward, CEO The Lullaby Trust mengatakan: “Tidur bersama perlu didiskusikan dengan semua anggota keluarga."

 BACA JUGA : Juarai All England 2019, Intip Momen Kekompakan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan

"Kami tahu, berbicara dengan orangtua bahwa dengan hanya memberitahu untuk tidak tidur bersama bayi mereka, mereka akan merasa tidak tahu apa alasan dibalik larangan itu."

"Akibatnya, mereka tidak akan mendapatkan suatu hal yang penting tentang bagaimana tidur bersama yang lebih aman. Ini adalah kenyataan bahwa orangtua tidak berencana untuk tidur bersama, banyak yang mengaku tidak sengaja tertidur dengan bayi mereka."

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini