nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Cantik Reisa Broto Ungkap Risiko Tak Habiskan Antibiotik

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 15:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 11 481 2028438 dokter-cantik-reisa-broto-ungkap-risiko-tak-habiskan-antibiotik-H91VuvXMsS.jpg Raisa Broto. (Foto: Instagram)

BANYAK penyakit menular yang berkembang biak dengan cepat pada musim pancaroba saat ini. Alhasil banyak orang dengan mudah tertular penyakit seperti batuk, pilek dan lain sebagainya.

Tentu hal ini akan sangat meresahkan, terlebih jika yang terserang penyakit adalah buah hati Anda yang masih dalam fase balita. Tentunya butuh ketelatenan dan penanganan khusus untuk merawatnya.

Jika Anda membawa sang buah hati ke klinik atau rumah sakit, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Nah, seringkali orangtua tidak menghabiskan antibiotik untuk anak tersebut padahal dokter sudah menyarankan untuk meminumnya hingga tuntas.

Baca Juga: 5 Potret Kemesraan Syahrini-Reino Barack, Kompak dengan Busana Hitam

Menjawab hal ini, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa sebagai orangtua yang baik, sudah sepantasnya untuk mengikuti aturan yang berlaku dalam penggunaan antibiotik. Jika dokter menganjurkan untuk meminumnya sampai habis, maka ikutilah anjurannya.

“Kalau dapat resep obat antibiotik, dokter tulis habiskan, ya berarti penggunaan antibiotik benar-benar harus sampai habis obatnya. Jangan enggak, apalagi orangtua yang memberikan obat antibiotik ke anaknya," terang dr. Reisa, saat diwawancarai Okezone beberapa waktu lalu.

Tentunya banyak risiko yang bisa terjadi jika tidak disiplin dalam mengonsumsi antibiotik. Salah satunya adalah resistensi, yang mengakibatkan obat tersebut tidak akan efektif jika sewaktu-waktu yang bersangkutan kembali mengalami sakit yang sama.

“Menghentikan penggunaan antibioik bisa membuat tubuh anak resisten. Kumannya belum mati benar karena antibiotiknya tidak dihabiskan. Waktu kena penyakit dan dikasih obat antibiotik yang sama kumannya akan kebal enggak akan mati lagi. Jadi penggunaannya harus tepat," tambahnya.

Baca Juga: Bisikan Jokowi saat Temani Iriana Belanja di Mal Bikin Ngakak!

Selain itu dr. Reisa juga mengimbau agar para orangtua jangan anti terhadap antibiotik. Pasalnya, antibiotik tidak akan merusak tubuh, melainkan dapat menyelamatkan tubuh manusia dari gangguan penyakit, apabila dipergunakan dengan baik dan benar.

"Jadi orangtua jangan anti sama antibiotik, harus tahu penggunaannya. Antibiotik itu tidak merusak tubuh anak dan tidak merusak tubuh siapa pun tapi justru bisa menyelamatkan tubuh," tutupnya.

(mrt)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini