nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Metode TEVAR untuk Mengatasi Aneurisma Aorta

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 08:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 11 481 2028628 mengenal-metode-tevar-untuk-mengatasi-aneurisma-aorta-V654AIskxB.jpg Begini cara mengatasi penyakit pembuluh darah (Foto: Cbsnews)

PREVALENSI penyakit kardiovaskular kian mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan tingginya pola konsumsi makanan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Tak hanya menyerang orang tua, penyakit ini juga mulai menyerang dewasa muda.

Penyakit kardiovaskular termasuk penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Oleh karenanya, banyak pasien yang terserang penyakit ini mencari pengobatan terbaik. Seiring berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan, kini telah ada metode pengobatan dalam bedah kardiovaskular yang dikenal dengan nama Thoracic Endovascular Aortic Repair atau TEVAR. Metode ini masuk dalam kategori minimal invasive atau minim sayatan sehingga proses penyembuhannya menjadi lebih cepat.

 BACA JUGA : Intip 5 Tampilan Fashionable Kimmy Jayanti Pamer Perut Buncit

Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Rony M. Santoso, tindakan TEVAR adalah metode pengobatan yang memiliki mobilitas cukup bagus. Dengan metode ini, pasien tidak perlu melakukan tindakan operasi bedah melainkan hanya memasang stent graft ke dalam pembuluh darah jantung (aorta). Stent graft merupakan alat untuk menyangga aorta yang melebar dan dimasukkan menggunakan kateter.

 

Kondisi aorta yang melebar dikenal dengan istilah medis aneurisma aorta. Terbagi menjadi dua yaitu aneurisma aorta torakal yang terjadi di rongga dada dan aneurisma aorta abdomen yang terjadi di perut. Metode TEVAR mengatasi aneurisma aorta torakal.

“Tingkat keberhasilan TEVAR ini mendekati 100% karena sebelum tindakan selalu di re-check dengan MSCT, jadi ukurannya tidak akan meleset. Tindakan TEVAR dilakukan selama 1-2 jam, tergantung dari kasusnya,” jelas dr Rony seperti rilis yang diterima Okezone, Senin (11/3/2019).

Dokter yang bertugas di RS Awal Bros Tangerang itu menjelaskan jika pasien yang menjalani metode TEVAR hanya dibius ringan karena tindakannya minimal invasif. Selepas tindakan, pasien bisa langsung pulang dan melakukan pemulihan di rumah. Pasien hanya cukup minum obat secara teratur dan menjaga pola makan.

“Dengan tindakan ini, pasien juga bisa melakukan olahraga ringan dari yang tadinya tidak bisa dan beraktivitas normal kembali,” tambah dr Rony.

Sementara itu, penyakit aneurisma aorta perlu diwaspadai bila terjadi pendarahan karena bisa mengakibatkan kematian. Seseorang dapat mengembangkan penyakit ini apabila mengalami hipertensi tidak terkontrol, nyeri punggung yang luar biasa, terasa sesak di dada saat berjalan atau beraktivitas, mudah lelah, dan pada abdomen perut terkadang terasa berdenyut. Jika sudah begitu, maka harus cepat melakukan pemeriksaan ke dokter.

(dno)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini