nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teknologi Makin Canggih, di 2050 Orangtua Bisa Punya Anak Virtual

Harisah Chamil, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 13:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 12 196 2028835 teknologi-makin-canggih-di-2050-orangtua-bisa-punya-anak-virtual-UYuaWb8LzV.jpg Anak virtual di 2050 (Foto:Ist)

MERAWAT dan membesarkan anak memang bukan perkara mudah. Tidak jarang seorang ibu khususnya, rela berhenti kerja atau menanggalkan karirnya demi fokus untuk mengurus kebutuhan anak. Namun orangtua di masa depan tidak usah repot-repot mengawasi atau menjaga anaknya selama 24, karena mereka bisa mempunyai anak secara “virtual.”

Pada awal 2050 orang akan berinteraksi dengan cybertots. Seorang ilmuwan Dr Ian Pearson mengatakan kepada The Sun orang tua akan berkomunikasi dengan anak-anak ini melalui kacamata augmented reality (AR).

Anak-anak digital ini akan dilahirkan dari DNA kita dan tumbuh seperti anak-anak sungguhan, tetapi mereka akan hidup selamanya dan tidak ada biaya untuk membesarkannya.

Dr Pearson mengatakan bahwa dapat menggabungkan DNA digital Anda dengan milik orang lain kemudian mensimulasikan seorang anak yang hidup dalam keberadaan virtual. Anda juga bisa mengobrol dengan mereka ketika sedang pergi keluar rumah melalui AR.

 Wannabe parents of the future will have the option to create virtual children that they interact with through virtual reality glasses (stock image)

Teknologi augmented reality ini sudah sangat populer, seperti game online Pokemon Go yang sukses besar dengan adanya monster kartun ke dunia yang bisa terlihat di smarthphone Anda.

Baca Juga:

Akhirnya, Nenek 72 Tahun Menerima Lamaran Kekasih yang Sudah Ditolak 42 Kali

Intip 5 Tampilan Fashionable Kimmy Jayanti Pamer Perut Buncit

Menurut Dr pearson, ini hanyalah masalah waktu saja untuk orang-orang yang akan mulai memakainya, karena teknologi ini akan lebih memudahkan bagi mereka yang tidak bisa memiliki bayi secara alami. Bahkan jika Anda sedang sibuk dengan pekerjaan Anda bisa saja mematikan anak virtual itu ketika memang tidak punya waktu untuk merawatnya, itu akan lebih memudahkan karena tidak usah merawatnya sepanjang waktu.

Tenang saja anak-anak virtual ini bisa juga berbicara, menangis hingga muntah seperti layaknya manusia yang hidup.

 Augmented reality is already used in smash-hit games like Pokemon Go

Teknologi ini bisa Anda dapatkan dengan versi dasar yang bertindak seperti bayi tetapi tidak didasarkan pada DNA Anda. Jika Anda pasangan muda bisa menggunakannya sebagai percobaan sebelum berkomitmen untuk mempunyai anak yang nyata.

Menurut Dr Person, tidak ada risiko ketika orang akan memilih anak virtual daripada anak nyata. Kemungkinan ada situasi dimana orang ingin memiliki anak tetapi ia memilih teknologi ini, tetapi itu akan menjadi persentase yang sangat kecil.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini