nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasangan Ini Menikah dengan Mahar Tak Biasa, Kisahnya Viral!

Aris Wardani, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 22:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 12 196 2029122 pasangan-ini-menikah-dengan-mahar-tak-biasa-kisahnya-viral-UnbXDpJRQi.jpg Pengantin dengan mahar unik dan tak biasa (Foto: Instagram/@ngertisham)

PERNIKAHAN adalah upacara pengikatan janji yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud untuk meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial.

Bila berbicara tentang sebuah pernikahan biasanya pasti yang terlintas dan tidak luput dengan mahar yang bisa berupa emas, uang atau yang lainnya, tetapi tidak dengan sebuah pernikahan unik ini yang terjadi di Padang, Sumbar. Mempelai pria dikabarkan memberikan sebuah mahar berupa sembilan produk reksadana dan satu set kalung.

Pada saat ditanya kenapa memilih mahar yang unik seperti itu. "Saya memilih mahar reksadana karena semangat kami adalah berinvestasi untuk generasi kami berikutnya dan pasar modal Indonesia merupakan pasar yang memberikan keuntungan terbesar di dunia dalam 10 tahun terakhir," kata mempelai pria Teja Amanda Putra, seperti tertulis di akun instagram @ngertisaham.

 BACA JUGA : Aksesori Pernikahan Syahrini-Reino Barack, Rinaldy Yunardi Pilih Warna Mahal

Teja Amanda Putra menikah dengan Chintania Rosaline pada 9 Maret 2019 yang berlangsung di Padang, Sumbar. Dalam pernikahanannya, Teja Amanda Putra memberikan mahar sembilan produk reksadana yang diterbitkan oleh sembilan aset manajemen yang berbeda.

 

Pasangan ini ternyata sudah lama dalam menekuni Pasar Modal sejak duduk di bangku kuliah hingga saat ini. Pasangan yang saat ini masih bekerja di Regulator Pasar Modal Bursa Efek Indonesia dan TICMI. Oleh karena itu maka tidak heran bila mereka sudah merencanakan sebuah mahar yang unik ini dari jauh hari untuk acara pernikahan mereka.

Dalam sebuah pernyataannya, Taufik yang saat ini masih bekerja sebagai Pengawas Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Barat, berkata bahwa menganggap tren dalam menikah dengan sebuah mahar saham itu menandakan sebagai sebuah hal yang positif, karena menunjukkan bahwa literasi dan inklusi keuangan khususnya Pasar Modal di kalangan millenial semakin meningkat.

BACA JUGA : Traveloka: Ekstra Bagasi, Bebas Pilih Kursi, & Beli Makanan di Pesawat

Ini tidak terlepas dari kesadaran dari kaum milenial tentang pentingnya berinvestasi. Otoritas Jasa Keuangan sangat mendukung trend positif seperti ini, karena itu bisa mempengaruhi untuk sadar dalam berinvestasi untuk kelancaran serta keuntungan dimasa yang akan datang.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini