nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Berpayudara Besar Ternyata Jarang Berolahraga?

Selasa 12 Maret 2019 16:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 12 612 2028905 wanita-berpayudara-ternyata-jarang-berolahraga-vi3K3RkK19.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEBUAH studi terbaru menunjukan ukuran payudara ternyata dapat memengaruhi keputusan dan cara perempuan dalam berolahraga. Studi ini menunjukkan bahwa masalah fisik, termasuk ukuran payudara dan ukuran bra, harus menjadi pertimbangan dalam urusan olahraga.

Tidak ada yang diragukan lagi bahwa olahraga dapat meningkatkan kesehatan, kebahagiaan, dan umur panjang kita. Tapi persentase orang dewasa yang bertubuh besar dan kuat di seluruh dunia diketahui jarang bergerak.

Banyak alasan mengapa begitu banyak orang tidak suka bergerak. Menurut penelitian, mulai dari jadwal yang padat hingga lingkungan yang susah dijangkau. Tetapi kendala umum lainnya menurut tanggapan survei adalah ketidaknyamanan saat berolahraga.

Bagi banyak perempuan, ketidaknyamanan itu melibatkan payudara mereka. Jaringan dalam payudara wanita berat dan tidak didukung, mengandung sedikit jaringan ikat yang stabil. Jadi payudara bergerak ketika wanita berolahraga bahkan saat mengenakan bra.

Baca Juga: Jokowi Ngaku Belum Afdol jika Tak Konsumsi 2 Minuman Sehat Ini di Pagi Hari

Studi biomekanis menunjukkan bahwa ketika wanita berlari tanpa bra, payudaranya bergoyang-goyang tujuh inci atau lebih, dan juga bergerak dari sisi ke sisi. Bra olahraga dapat menurunkan dorongan ini tetapi jarang menghilangkannya, bahkan pada wanita dengan payudara kecil.

Akibatnya, payudara sering terasa sakit selama dan setelah latihan. Sebuah kuesioner diberikan kepada perempuan yang berpartisipasi di acara London Marathon dan menemukan bahwa lebih dari sepertiga perempuan, termasuk pelari dengan payudara kecil, mengatakan kepada para peneliti bahwa payudara mereka sering terasa sakit.

Dalam studi yang diterbitkan di Journal of Science and Medicine in Sports, para peneliti dari Laboratorium Penelitian Biomekanik di University of Wollongong di Australia mengajak wanita yang ingin mengukur dan mendiskusikan payudara mereka.

Melansir Indianaexpress, para peneliti mengumpulkan dengan 355 wanita sehat yang berusia 18 hingga 75 tahun. Ukuran tubuh mereka berkisar dari normal hingga obesitas.

Baca Juga: Intip 5 Tampilan Fashionable Kimmy Jayanti Pamer Perut Buncit

Para wanita itu pun diminta memberi tahu bagaimana ukuran payudara memengaruhi cara mereka berolahraga. Para peneliti kemudian menggunakan pemindaian tiga dimensi untuk secara tepat mengukur volume payudara masing-masing wanita dan mengkategorikannya sebagai kecil, sedang, besar atau sangat besar.

Mereka kemudian membandingkan kebiasaan olahraga masing-masing kelompok. Hasilnya, ketika ukuran payudara wanita bertambah besar, partisipasi mereka dalam aktivitas fisik menurun, terutama pada latihan yang bersifat keras. Olahraga umum yang biasa dilakukan wanita berpayudara besar adalah lari.

Banyak wanita berpayudara besar juga melaporkan bahwa mereka percaya bahwa ukuran payudara mereka menghalangi mereka untuk berolahraga, bahkan dalam aktivitas sederhana seperti berjalan atau berenang. Akibatnya, wanita dengan payudara lebih besar, diketahui lebih kurang berolahraga daripada mereka yang lebih kecil dan cenderung merasa bahwa ukuran payudara mereka mengganggu bergerak.

Celeste Coltman, asisten profesor di University of Canberra di Australia, menjelaskan bahwa wanita harus didorong untuk belajar bagaimana menemukan dan mengenakan bra olahraga atau pakaian renang berkualitas tinggi yang cocok dengan payudara.

Beberapa wanita berpayudara besar mungkin perlu memakai dua bra secara bersamaan untuk mendapatkan dukungan yang cukup untuk aktivitas lari yang nyaman.

Dr. Coltman juga menyarankan bahwa wanita berpayudara besar yang jarang berolahraga untuk mencoba aktivitas lebih sederhana, seperti berjalan dan mungkin berenang dengan baju renang yang nyaman dan bra yang sesuai.

“Berenang dan aktivitas air lainnya seperti aerobik aqua merupakan pilihan ideal, karena gaya apung di air memperlambat pergerakan payudara ke bawah dan meredam segala ketidaknyamanan payudara.” Jelas Coltman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini