nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Simpan Spageti Berhari-Hari, Pria Ini Tewas Kena Bakteri Bacillus Cereus

Harisah Chamil, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 14:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 13 481 2029365 simpan-spageti-berhari-hari-pria-ini-tewas-kena-bakteri-bacillus-cereus-3m7QqmuI3m.jpg Simpan Spageti Berhari-Hari (Foto: VT)

Ibu rumah tangga modern saat ini sering menyimpan bahan makanan seperti sayuran atau buah-buahan. Tujuannya biar awet sehingga bisa dimakan keesokan harinya. Tetapi jika terlalu lama menyimpan makanan dapat mengancam kesehatan.

Bakteri akan tumbuh di makanan apabila makanan terlalu lama di simpan. Yang akibatnya saluran pencernaan akan terganggu jika makanan sudah masuk ke tubuh. Seperti dilansir VT pada Rabu, (13/3/2019)

Pada 2008, seorang siswa berusia 20 tahun yang dikenal sebagai AJ telah membuat spageti di apartemennya. Dia meninggalkan makanan itu dalam suhu kamar selama sekitar lima hari lamanya. Kasus ini diambil oleh Journal of Clinical Microbiology, yang mengungkapkan tingkat terkontaminasi di makanan tersebut yang akhirnya menyebabkan kematian.

Baca juga :

Jurnal merinci bagaimana AJ memanaskan pasta dalam microwave sebelum memakannya dan pergi latihan olahraga, hingga menjelaskan apa yang terjadi selanjutnya.

Dia mengatakan, setelah AJ memakannya dia bergegas meninggalkan rumah untuk kegiatan olahraga. Tetapi dia kembali 30 menit kemudian karena merasa sakit kepala, sakit perut, dan mual. Hingga dia muntah sebanyak-banyaknya selama berjam-jam dan pada tengah malam dia mengalami sakit diare. Dia tidak minum obat apapun hanya minum air saja.

Keesokan harinya, orangtua AJ pergi kekamarnya sekitar pukul 11.00 pagi, saat itulah mereka menemukan bahwa AJ telah tewas. Pemeriksaan umum menyimpulkan bahwa AJ telah meninggal sekitar pukul 04.00 pagi, dan ketika melakukan autopsi selama lima hari hasilnya adalah pemuda itu menderita Bacillus Cereus yang begitu beracun sehingga membunuh dia hampir secara instan.

"Pemeriksaan hukum menentukan waktu kematian, mungkin pada jam 04.00 pagi, sekitar 10 jam setelah menelan makanan yang dicurigai. Otopsi dilakukan secara hati-hati, organ hati hingga adanya penumpukan cairan yang diperiksa secara makroskopis, berwarna kecoklatan dan agak lunak (550 ml) ditemukan.”

Kasus ini diambil oleh YouTuber Dr Bernard, seorang praktisi yang membahas rincian kejadian tersebut, dan memperingatkan agar tidak meninggalkan makanan seperti pasta, nasi atau mie dari kulkas terlalu lama, dia mengatakan efeknya dapat berakibat fatal.

Bacillus cereus adalah sumber keracunan makanan yang umum ditemukan, dengan sebagian besar kasus berasal dari makanan sisa seperti beras.

(ren)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini