nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Kali Idealnya Perempuan Ganti Celana Dalam Sehari?

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 21:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 13 481 2029539 berapa-kali-idealnya-perempuan-ganti-celana-dalam-sehari-T9BwY9Un8S.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KETIKA beraktivitas seharian Miss V pasti mudah lembap, apalagi jika kamu banyak bergerak. Nah, demi menjaga kebersihan, salah satunya Anda dianjurkan sering ganti celana dalam.

Celana dalam salah satu pakaian inti yang harus diperhatikan kaum perempuan. Setiap hari paling tidak harus ganti, apalagi kalau merasa basah dan lembap.

Aesthetics Gynecologist dr Dinda Derdameisya, SpOG mengatakan, mengganti pakaian dalam sangat diwajibkan saat perempuan berada dalam aktivitas yang tinggi. Sejak dini kebiasaan ini harus diterapkan agar tidak berbahaya.

Baca Juga: Intip 5 Gaya Seksi Pinit Ngarmpring, Transgender Pertama yang Dicalonkan Jadi Perdana Menteri

"Perempuan sehabis olahraga atau kerja lembur yang butuh duduk lama, sirkulasi udara di Miss V tidak bagus, maka harus ganti celana dalam," kata dr Dinda ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Setiap perempuan, sebut dr Dinda, sangat rentan mengalami kelembapan Miss V karena pengaruh cuaca panas. Kalau tidak dicegah, Anda rentan terkena masalah kewanitaan, seperti keputihan atau infeksi saluran kemih.

Dokter Dinda menambahkan, pilihan material celana dalam juga harus diperhatikan. Jangan pilih celana dalam selain berbahan katun dan tidak terlalu ketat. "Kalau aktivitasnya tinggi, minimal dua kali sehari ganti. Jangan malas ganti, karena keseimbangan pH bisa terganggu kalau lembap," kata dia.

Baca Juga: Style Kece Keanu Massaid yang Curi Perhatian di Sweet Seventeen Aaliyah Massaid

Sebelum ganti celana dalam, ujar dr Dinda, Anda mesti mencuci Miss V dengan tepat. Cukup gunakan air bersih dan lap sampai kering. "Cara lap-nya juga harus benar, dari depan ke belakang. Sebenarnya, lap area V jangan pakai tisu karena justru timbul bahaya," tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini