nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miss V Berbau Tak Sedap Usai Berhubungan Seks? Mungkin Ini Penyebabnya

Ninis Putri Harahap, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 01:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 13 485 2029588 miss-v-berbau-tak-sedap-usai-berhubungan-seks-mungkin-ini-penyebabnya-4eChKwzy7E.jpg Ini yang membuat Miss V Berbau tak sedap usai berhubungan seks (Foto: Curejoy)

ANDA mungkin tahu bahwa setiap Miss V memiliki aroma alami, namun tidak mengganggu dan hal itupun terbilang normal. Menurut seorang ginekolog di New York, Alyssa Dwexk, jika Anda merasakan aroma yang berbeda terutama aroma yang mencurigakan, itu mungkin mengindikasikan adanya infeksi seperti bakteri vaginosis (BV) atau trichomoniasis (trich).

“Salah satu gejala umum dari bakteri vaginosis adalah bau amis, terutama setelah hubungan seksual tanpa kondom,” jelas Dr. Dweck dikutip dari Refinery29, Kamis (14/3/2019). Ia juga menjelaskan bahwa ada semacam reaksi kimia yang terjadi dengan ejakulasi pria dan Miss V ketika muncul bakteri yang memberikan bau amis ini.

Jadi, apa itu bakteri vaginosis ? Ini adalah infeksi Miss V umum yang disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri yang terdapat di vagina, dan ketika ini menjadi tidak seimbang, PH berubah, dan juga bisa mengeluar keluarnya cairan keabu-abuan yang berbusa.

BACA JUGA : Melihat Buick 1910 Tonneau, Salah Satu Mobil Tertua di Dunia

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, gejala-gejala bakteri vaginosis lainnya itu termasuk Miss V yang gatal atau menyakitkan selama buang air kecil. Bakteri vaginosis lebih baik diobati dengan obat yang diresepkan oleh dokter kandungan Anda, dan karena itu bukan infeksi menular seksual, maka pasangan Anda tidak perlu dirawat. Bau amis setelah berhubungan seks juga merupakan gejala dari IMS (Infeksi Menular Seksual) yang umum. IMS umum disebut trikomoniasis, atau trich.

“Ini sebenarnya adalah parasit kecil, yang dimana infeksi tersebut ditularkan secara seksual dan menyebabkan bau amis yang sama dari Miss V setelah berhubungan seks," kata Dr. Dweck.

Sama dengan bakteri vaginosis, bakteri trich juga diobati dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter kandungan, dan karena trich ditularkan secara seksual, pasangan Anda perlu diobati juga. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, hanya sekitar 30% orang yang mengalami gejala trich.

Bagi mereka yang mengalami, gejalanya dapat berupa alat kelamin yang gatal, terasa panas, atau sakit, ketidaknyamanan saat buang air kecil dan perubahan keputihan (bersama dengan bau amis dan perubahan dalam tekstur, volume, atau warna).

Dr. Dweck mengatakan, jika Miss V Anda bau setelah berhubungan seks, kemungkinan besar terjadi karena ada bakteri vaginosis atau bakteri trich vaginosis. Tetapi ada beberapa kemungkinan lain, yaitu jika bau Miss V Anda terasa asam, setelah berhubungan seks atau secara umum, dan disertai dengan adanya "keputihan yang sangat tebal dan gatal" itu dapat mengindikasikan adanya infeksi jamur.

BACA JUGA : Mirip Rihanna, Wanita Ini Malah Kesulitan Dapat Pacar

Secara umum, jika Anda merasa terdapat perubahan dengan bau vagina, baik setelah berhubungan seks atau tidak, yang terbaik adalah mempercayai persepsi Anda dan mengunjungi dokter kandungan. Dr. Dweck mengatakan kalau para wanita harus bisa mengidentifikasi aroma Miss V mereka, sehingga mereka bisa tahu kalau ada sesuatu yang salah.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini