nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Oral Seks Bisa Sebabkan Stroke Ringan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 00:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 13 485 2029651 benarkah-oral-seks-bisa-sebabkan-stroke-ringan-ItGdT2H9ki.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

APAKAH Anda termasuk orang yang suka oral seks? Jika iya, mulai sekarang Anda mesti berhati-hati. Sebab ada bahaya kesehatan mengancam selain masalah penyakit kelamin.

Dilansir Okezone dari New York Post, seorang perempuan mengaku alami stroke setelah melakukan oral seks ke pasangannya. Hal ini bisa terjadi karena adanya pembekuan darah di otak yang akhirnya membuat tubuhnya stroke.

Dalam pengakuannya, si perempuan ini sempat pingsan sebelum kekasihnya alami ejakulasi. Setelah dia sadar, ada bagian tubuhnya yang tidak bisa digerakkan sama sekali.

Baca Juga: Intip 5 Pose Seksi Terbaru Agnez Mo, Kurusan?

Perempuan berusia 44 tahun yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut mengaku pingsan selama kurang lebih 4 menit. Setelah tahu pasangannya alami kondisi yang tidak wajar, si laki-laki langsung membawanya ke rumah sakit dengan kekhawatiran kekasihnya alami penyakit serius.

Ketika mereka tiba, pria itu mengatakan kepada petugas medis tubuh pasangannya menjadi kaku selama beberapa saat. Si perempuan mengaku tubuhnya sakit dan pada bagian kepala dia merasa sangat pusing. Jika bisa diskalakan, itu sekitar 6 dari 10.

Pemeriksaan yang dilakukan Yunus Gokdogan di Rumah Sakit Chelsea dan Westminster mengatakan kalau pasien ini melakukan oral seks sebelum akhirnya alami stroke kecil.

“Pada pengambilan riwayat yang lebih dekat, pasien melaporkan mendekati orgasme dan dia pingsan. Pasangannya memperkirakan dia tidak sadarkan diri selama dua hingga tiga menit, tanpa ada aktivitas kejang yang dilaporkan," terang dokter Yusuf.

Baca Juga: Masak Telur Omlet di Bekas Botol Plastik Jadi Viral, Netizen: Langsung Auto Kanker!

Mengingat gejala-gejala penyakit, termasuk sakit kepala, tim Gokdogan mengirimnya untuk CT scan. Dalam pemeriksaan CT Scan, diketahui ada jejak darah subarachnoid akut yang mana ini sejenis stroke yang menyebabkan perdarahan di ruang sekitar otak.

Pendarahan pasien disebabkan oleh aneurisma kecil, tonjolan pada pembuluh darah seperti balon atau gelembung yang pecah. Lonjakan gairah saat pasien melakukan oral seks menyebabkan lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba. Tim Gokdogan memperingatkan, aktivitas keras termasuk di dalamnya oral seks dapat menyebabkan aneurisma tersebut meledak.

“Faktor-faktor risiko yang dapat membuat pembuluh darah pecah termasuk di dalamnya aktivitas yang secara tiba-tiba meningkatkan tekanan darah, termasuk aktivitas seksual"

"Selama aktivitas seksual, tekanan darah serta detak jantung, sangat labil, dengan kenaikan tertentu selama orgasme dam ini bisa jadi pencetus dari kondisi stroke kecil yang terjadi pada pasien ini," kata Yusuf.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini