nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Ini Nyaris Meninggal saat Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud, Kenapa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 11:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 14 481 2029810 pria-ini-nyaris-meninggal-saat-bersihkan-telinga-pakai-cotton-bud-kenapa-Zszycd9Jc1.jpg Ilustrasi (Foto: Nypost)

Siapa di antara Anda yang rutin membersihkan telinga? Apakah rutinitas yang Anda lakukan itu sudah tepat, termasuk dengan alat pembersihnya?

Mulai sekarang, Anda harus camkan ini; Tidak boleh menggunakan korek kuping. Sebab, alat tersebut malah mengakibatkan kondisi tubuh yang lebih berbahaya. Seperti yang terjadi dengan pria asal Inggris ini.

Dilansir Okezone dari New York Post, pria Inggris itu melaporkan kalau dirinya mengalami infeksi bakteri yang berpotensi mengakibatkan hilangnya nyawa, karena adanya lapisan tengkorak yang terluka akibat penggunaan korek kuping.

Jadi, ada sepotong kapas tersangkut di saluran telinga pria berusia 31 tahun itu. Kapas tersebut naik ke tengkorak bagian lebih dalam dan mencapai selaput otaknya. Kondisi tersebut menyebabkan gejala neurologis seperti kejang. Setelah mengalami masalah itu, dia pingsan dan langsung dibawa ke ruang gawat darurat.

Bersihkan Telinga

Alexander Charlton, spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan di University Hospital Coventry di Inggris yang merawat pria itu, mengatakan kepada Live Science, pria ini kejang dan itu dikaitkan dengan infeksi bakteri yang menyebabkan racun atau tekanan otak.

Untuk memastikan diagnosa, pria itu menjalani CT scan dan didiagnosis dengan "necrotizing otitis externa," infeksi bakteri di saluran pendengaran. Dia kemudian menjalani operasi kecil yang mana ini dilakukan untuk menemukan dan menghilangkan kapas yang tertinggal di tengkorak bagian dalam.

Tetapi pria itu harus menghabiskan sekitar satu minggu di rumah sakit dan harus mengambil dua bulan antibiotik untuk membunuh infeksi. Syukurlah dia tidak punya masalah otak jangka panjang atau masalah pendengaran. Kasus luar biasa ini diterbitkan dalam jurnal medis BMJ Case Reports.

Pasien yang beruntung sekarang telah diperintahkan untuk bersumpah tidak menggunakan kapas untuk telinganya. "Korek kuping hanya dapat menyebabkan masalah!" tegas Charlton.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini