nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Kesalahan Merawat Miss V yang Malah Membawa Masalah

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 15 485 2030598 6-kesalahan-merawat-miss-v-yang-malah-membawa-masalah-MwCdJ5Zq7y.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Kesehatan organ intim adalah hal yang perlu diperhatikan oleh setiap orang. Pada perempuan, cara membersihkan dan merawat Miss V harus dilakukan dengan tepat. Sebab tak jarang mereka melakukan tindakan yang dianggap dapat menjaga kesehatan Miss V namun nyatanya malah menyebabkan masalah. Sebut saja infeksi ragi, iritasi, maupun ruam.

Melansir Live Strong, Sabtu (16/3/2019), inilah kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan perempuan ketika membersihkan dan merawat Miss V:

Mengenakan pakaian dalam yang salah

Saat memilih pakaian dalam, perempuan harus benar-benar memerhatikan bahannya. Sebab meskipun harga pakaian dalam itu mahal, jika bahannya salah dapat menimbulkan pertumbuhan bakteri yang mengakibatkan infeksi Miss V. Pilihlah bahan yang nyaman seperti katun karena dapat membuat Miss V bernapas dan membantu mencegah infeksi ragi atau pertumbuhan bakteri.

 Baca Juga: Kisah Anissa, TKI asal Lampung yang Temukan Kebahagiaan Sejatinya di Taiwan

Terlalu lama mengganti pakaian yang basah

Ketika berolahraga, keringat yang keluar bukan hanya membasahi pakaian luar tetapi juga pakaian dalam. Namun terkadang ada yang lebih memilih mengganti pakaian luar saja. Padahal membiarkan Miss V lembap karena keringat yang membasahi pakaian dalam dapat menyebabkan iritasi atau lecet, ruam, rambut tumbuh ke dalam, gatal, dan bahkan infeksi jamur serta bakteri. Oleh karenanya, segera ganti pakaian dalam yang basah karena keringat.

 

Menggunakan pembersih

Tak sedikit perempuan yang menganggap penggunaan sabun atau produk lain dapat membersihkan Miss V. Sebenarnya Miss V dapat membersihkan dirinya sendiri. Penggunaan produk yang mengandung wewangian dapat memengaruhi keseimbangan bakteri baik dan mengganggu tingkat pH. Kondisi ini dapat menyebabkan infeksi Miss V seperti bakteri vaginosis atau infeksi jamur. Untuk membersihkan Miss V cukup membasuhnya dengan air hangat.

 Baca Juga: Seperti Rossa, 5 Artis Ini Jatuh Sakit karena Diet

Tidak menggunakan probiotik

Probiotik yang mengandung Lactobacillus acidophilus dapat menjaga keseimbangan mikrobiom Miss V, menangkal infeksi Miss V yang tidak diinginkan, serta mencegah infeksi saluran kemih dan ketidaknyamanan. Selain itu, probiotik juga dapat menjaga keasaman pH Miss V. Sayangnya belum banyak perempuan yang melakukan hal ini.

 

Mencukur bulu kemaluan

Beberapa perempuan mungkin ada yang secara rutin melakukan waxing bulu kemaluan Miss V atau mencukurnya secara manual. Kedua hal ini sama-sama menimbulkan permasalahan. Waxing dapat menyebabkan folikulitis yaitu peradangan pada folikel rambut yang biasanya disebabkan oleh bakteri atau jamur. Kondisi ini dapat menimbulkan benjolan berwarna merah, kulit teriritasi, dan rasa tidak nyaman. Sedangkan mencukur dapat menyebabkan luka yang meningkatkan risiko infeksi menular seksual apabila terpapar bakteri saat bercinta dengan pasangan.

Tidak membersihkan Miss V setelah berhubungan seks

Sehabis berhubungan seks, perempuan disarankan untuk langsung buang air kecil dan membasuh Miss V. Tujuannya adalah membuang bakteri yang mungkin saja masuk. Tetapi sayang tak sedikit perempuan yang melalaikan hal tersebut. Padahal bila dibiarkan dapat menimbulkan masalah. Selain itu, perempuan juga harus mencuci mainan seks sebelum dimasukkan ke Miss V untuk menghindari pertumbuhan bakteri.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini