nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap, Alasan Kuat Marak Terjadinya Gadis Menjual Keperawanan

Harisah Chamil, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 00:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 15 485 2030683 terungkap-alasan-kuat-marak-terjadinya-gadis-menjual-keperawanan-8FwOfAE6HH.jpg Miris, Kasus jual keperawanan makin marak (Foto: Shutterstock)

KETIKA seseorang dalam masa-masa sulit karena krisis keuangan, pembeli dan penjual mutlak semuanya dapat ditemukan. Tidak terkecuali adanya penjualan keperawanan online atau bisa disebut porstitusi online. Perdagangan yang paling populer adalah keperawanan perempuan, sekarang menyebar sangat luas.

Ini adalah cara mendapatkan uang dalam jumlah besar dengan cepat apalagi bagi kalangan remaja. Tidak heran banyak gadis yang menjual keperawanannya secara online dapat ditemukan, hampir di setiap situs web karna itu memudahkan mereka menghasilkan uang bahkan setelah itu mereka dapat langsung bersenang-senang.

BACA JUGA : Gordon Ramsay Akhirnya Bikin Hidangan Vegan, Netizen: Kayak Makanan Anjing

Bagaimana bisa berpikir untuk menjual keperawanan?

Orang menghabiskan lebih banyak uang di ibukota daripada di kota-kota kecil, karena mereka butuh uang untuk pergi kemana-mana seperti karaoke, pusat perbelanjaan, bahkan tempat nongkrong itu membutuhkan uang yang banyak.

Di Indonesia sendiri saja ada beberapa film yang menjurus tentang keperawanan dan menjual keperawanan, seperti Not For Sale dan kawin kontrak. Sehingga membuat yang menontonnya bisa menirukan hal yang sama dan itu berakibat fatal.

Oleh karena itu, hal ini bisa disalah gunakan oleh remaja yang belum bisa berfikir dewasa bisa saja banyak remaja yang melihat dan menirukannya. Mereka juga sangat mudah di pengaruhi oleh hal-hal baru yang bisa menjerumuskan mereka kedalam hal-hal yang negatif.

Bagaimanapun kita harus tegas dalam hal ini, langkah pencegahan atas tindakan tersebut adalah yang pertama peranan keluarga sangat penting.

Dan disinilah peran orang tua sangat di butuhkan, bukan hanya melarangnya tetapi harus bisa mengawasi apa saja yang anak-anak lakukan. Tidak bisa mengandalkan guru saja untuk mendidiknya tetapi peran orang tua dan keluarga terdekat yang membentuk anak akan menjadi apa di masa depan kelak.

Tanpa pengawasan orangtua, menggunakan media massa juga berakibat fatal karna anak-anak bisa saja mengakses yang tak pantas untuk dilihat atau belum boleh diketahui. Bisa saja malah melakukan pergaulan bebas seperti seks bebas dan porstitusi online yang semakin menjamur di kalangan remaja saat ini.

BACA JUGA : 5 Zodiak Paling Kepo, Jiwa Detektifnya Tinggi Banget

Sangat miris bila melihat fenomena seperti ini di kalangan remaja apalagi bila kita mempunyai anak, adik, atau saudara perempuan yang masih remaja pasti kita akan sangat khawatir.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini