nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Girls, Perawatan Peremajaan Vagina Ini Harus Diwaspadai

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 13:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 16 485 2030815 girls-perawatan-peremajaan-vagina-ini-harus-diwaspadai-rCtmuqmQBD.jpg Peremajaan Vagina harus diwaspadai perempuan (Foto:Ist)

SEIRING bertambahnya usia, tubuh manusia akan mengalami penuaan termasuk ke organ vital seperti alat kelamin. Pada perempuan, Miss V dapat menjadi renggang karena proses penuaan membuat kulit kendur. Ada beberapa perempuan yang memilih untuk mengencangkan kembali Miss V-nya dengan cara melakukan vaginal rejuvenation.

Vaginal rejuvenation adalah tindakan perawatan untuk mengembalikan elastisitas dan kolagen Miss V. Perawatan ini dapat memperbaiki jaringan Miss V dan kulit labia yang yang mengendur. Ada sejumlah alat yang digunakan untuk membuat Miss V kencang kembali. Mulai dari laser, radio frequency, fillers, Platelet Rich Plasma (PRP), hingga botox.

Akan tetapi, muncul peringatan dari sejumlah ahli jika vaginal rejuvenation memberikan dampak negatif. Melansir CNN, Sabtu (16/3/2019), Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat mengatakan metode ini bisa dikatakan tidak aman dan memiliki efek samping yang serius.

"Kami menyadari produsen perangkat tertentu mungkin memasarkan perangkat medis berbasis energi untuk 'peremajaan' vagina dan / atau prosedur vagina kosmetik. Keamanan dan efektivitas perangkat medis berbasis energi untuk melakukan prosedur ini belum ditetapkan,” tulis lembaga tersebut.

Baca Juga:

Menikah di Selandia Baru, Penampilan Femmy Permatasari Dibilang seperti Gadis

Menikah di Selandia Baru, Penampilan Femmy Permatasari Dibilang seperti Gadis

Perangkat yang dimaksud oleh FDA biasanya menggunakan gelombang laser atau frekuensi radio. Dokter kandungan sering menggunakannya merawat jaringan Miss V dan serviks yang abnormal dan pra-kanker, serta kutil kelamin. Tapi hingga kini masih belum ada persetujuan yang pasti untuk tindakan tersebut.

"Perawatan gejala atau kondisi yang menyangkut vagina dengan menerapkan terapi berbasis energi dapat menyebabkan efek samping yang serius. Termasuk luka bakar pada vagina, jaringan parut, nyeri selama hubungan seksual, dan nyeri kronis yang berulang," terang FDA.

Berdasarkan informasi tersebut, memang ada baiknya perempuan lebih memerhatikan keamanan ketika hendak melakukan perawatan peremajaan Miss V. Cari tahu lebih lanjut informasi tentang metode perawatan yang akan dilakukan. Mulai dari alat hingga efek samping yang ditimbulkan. Sebab jangan sampai perawatan tersebut malah merugikan dan mendatangkan masalah. Perempuan juga bisa berkonsultasi dengan dokter dan mencari alternatif yang dianggap jauh lebih aman.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini