nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkominfo Ingatkan Orangtua dan Guru Awasi Anak saat Main Game

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 18 Maret 2019 14:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 18 196 2031515 menkominfo-ingatkan-orangtua-dan-guru-awasi-anak-saat-main-game-u0QXePu6qC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Perkembangan teknologi digital terutama game online memberikan dampak tersendiri terutama bagi para anak-anak yang memainkannya. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara turut angkat bicara, terlebih beberapa kasus kekerasan yang dilakukan anak mencontoh apa yang dilakukan di game.

Menurutnya Rudiantara, pemerintah sendiri sudah mengatur permasalahan game sejak tahun 2016 melalui peraturan menteri mengenai klasifikasi game.

"Game itu tidak bisa semua usia menggunakan game yang sama, terutama di bawah 13 tahun. Game itu kan ada rating untuk usia berapa berapa. Nah 13 tahun itu tidak boleh terhubung dengan internet harus independen," ujar Rudiantara usai acara 'Santun Bermedia untuk Pemilu Damai', Sabtu (16/3/2019) di Gedung Museum Musik Indonesia, Kota Malang.

 Baca Juga: 5 Gaya Seksi Gisel yang Bikin Netizen Gagal Fokus

Tak terkoneksi dengan internet itulah yang menurutnya juga untuk menghindari anak-anak mengunduh game-game yang bersifat kekerasan. Dirinya juga meminta pengawasan anak-anak baik di rumah maupun di sekolah dalam penggunaan ponsel. Hal ini untuk mencegah resiko negatif dari game yang ada.

"Tapi itu tugas semuanya, tidak hanya Kominfo, tapi orangtua dan guru. Di rumah diawasi orangtua, di luar rumah di awasi oleh sekolah dan komunitas, itu sangat membantu untuk memitigasi resiko negatif adanya game itu. Jadi di sekolah jangan sampai main game terutama di sekolah. Kalau perlu di sekolah untuk anak SD, ponsel jangan dulu dipakai di kelas," lanjutnya.

 Baca Juga: Tampilan Menggoda ala Naomi Scott, Garang Pakai Setelan Macan

Kominfo sendiri telah mendorong pabrikan game dari luar negeri yang banyak diminati gamers untuk turut memunculkan karakter game khas Indonesia.

"Kita dorong sisipkan karakter khas Indonesia, misalnya Gatotkaca, itu yang kita dorong ke arah sana," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini