nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makan Telur Kebanyakan Bisa Membunuhmu, Ini Alasannya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 18 Maret 2019 12:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 18 481 2031473 makan-telur-kebanyakan-bisa-membunuhmu-ini-alasannya-SrFfaBn4uV.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

ANDA yang terbiasa mengonsumsi telur ceplok atau telur mata sapi untuk sarapan sepertinya mesti berhati-hati. Sebab, terlalu banyak makan telur ternyata bisa memperburuk kondisi jantung.

Pernyataan ini sesuai dengan hasil studi yang dilakukan oleh Sekolah Kedokteran Feinberg Universitas Northwestern dan dirilis Jumat, 15 Maret 2019. Studi itu mengungkapkan, orang dewasa yang makan banyak telur memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang jauh lebih tinggi - dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Mengkonsumsi 300 miligram makanan yang mengandung kolesterol per hari dikaitkan dengan risiko 17 persen lebih tinggi penyakit kardiovaskular dan risiko kematian lebih tinggi 18 persen dari penyebab apa pun, menurut penelitian.

Baca Juga: Model Seksi Rela Pantatnya Digigit Ronaldo, Intip 5 Posenya yang Menggoda Iman

Image result for telur shutterstock, okezone

Dan melahap tiga hingga empat telur setiap minggu dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular 6 persen lebih tinggi dan risiko 8 persen lebih tinggi dari setiap penyebab kematian.

"Pesan yang dibawa pulang adalah benar-benar tentang kolesterol, yang kebetulan banyak terkandung di dalam telur, khususnya pada bagian kuning," ungkap salah seorang penulis, Norrina Allen yang juga merupakan seorang profesor kedokteran pencegahan di Northwestern seperti dilansir dari NYpost.

“Sebagai bagian dari diet sehat, orang perlu mengonsumsi makanan mengandung kolesterol dalam jumlah yang lebih rendah. Orang yang mengonsumsi lebih sedikit kolesterol memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung,” sambungnya.

Baca Juga: 5 Gaya Seksi Gisel yang Bikin Netizen Gagal Fokus

Perlu Anda ketahui, kuning telur adalah sumber terkaya kolesterol dalam makanan di antara semua makanan yang biasa dikonsumsi. Dengan akumulasi satu telur besar memberikan 186 miligram kolesterol dalam kuningnya, menurut penelitian.

Meski begitu, telur tidak boleh dihilangkan sepenuhnya dari menu makanan Anda. Sebab, telur dan daging merah adalah sumber asam amino esensial, zat besi, dan kolin yang baik, menurut penulis penelitian utama Dr. Victor Wenze Zhong, seorang rekan postdoctoral dalam bidang kedokteran pencegahan di Northwestern.

"Kami ingin mengingatkan orang ada kolesterol dalam telur, khususnya kuning telur, dan ini memiliki efek berbahaya. Makanlah secukupnya," tambah Allen.

Pedoman Diet 2015-2020 mengatakan, kolesterol tidak lagi menjadi nutrisi yang menjadi perhatian, tetapi individu harus juga makan sesedikit mungkin kolesterol diet. Namun, pedoman tersebut menghilangkan batas harian untuk zat tersebut. Temuan baru dapat menyerukan evaluasi ulang rekomendasi ini, kata penulis.

So, jaga asupan telur Anda perhatinya, ya, agar tubuh Anda jauh dari masalah. Ingat, yang berlebihan itu memang tidak baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini