nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Emosian, Coba 6 Langkah Meredakan Amarah Ini

Rahma Yulita, Jurnalis · Senin 18 Maret 2019 10:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 18 612 2031429 emosian-coba-6-langkah-meredakan-amarah-ini-ZNapDjsbHV.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MARAH adalah suatu emosi yang secara fisik mengakibatkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah, serta tingkat adrenalin dan non-adrenalin. Rasa marah ini juga menjadi suatu perasaan yang bisa mendominasi perilaku seseorang.

Ketika Anda marah, apa yang dilakukan bisa meresahkan dan mengkhawatirkan orang-orang sekitar. Tetapi, rasa marah yang Anda rasakan bisa malah membuat diri Anda sendiri takut karena terkadang Anda tidak tahu bagaimana cara untuk meredakannya.

Saat marah, emosi bisa terasa seperti kereta yang sedang melaju cepat. Jika rasa marah ini bisa membuat Anda melakukan perilaku yang kurang baik, seperti menyerang seseorang atau berperilaku kasar tanpa disengaja, Anda mungkin perlu melakukan beberapa cara untuk mengontrol kemarahan.

Dilansir dari Yourtango, berikut 6 cara untuk mengatasi masalah kemarahan dengan tepat:

Baca Juga: 5 Gaya Seksi Gisel yang Bikin Netizen Gagal Fokus

1. Pahami diri Anda

Anda tidak dapat mengubah orang lain dan begitu pula orang lain tidak bisa mengubah Anda. Hanya diri sendirilah yang mampu mengubah sikap dan perilaku secara keseluruhan. Seringkali, dengan mengubah diri sendiri, orang lain dalam hidup Anda akan mengubah perilaku mereka juga.


2. Jangan salahkan orang lain

Orang cenderung menyalahkan orang lain karena kemarahan, kegelisahan atau perilaku mereka sendiri. Meskipun Anda mungkin tidak menyukai apa yang orang lain katakan atau lakukan, tapi yang menentukan adalah sikap diri sendiri.

Meskipun telah mencoba untuk menyalurkan kemarahan, itu tidak benar jika menyalurkannya ke orang lain karena perilaku Anda adalah hasil dari keputusan sendiri.


3. Jangan luapkan kemarahan

Waktu terburuk untuk mengatasi, memperbaiki, menyelesaikan, atau menangani apa yang terjadi adalah ketika sedang merasa kesal. Hindari membahas apa yang terjadi pada saat itu dengan segala cara, karena Anda cenderung tidak bisa berpikir jernih saat sedang marah. Beri diri Anda waktu untuk mencerna apa yang terjadi.

Awalnya, ketika Anda merasa marah atau sangat terluka setelah seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu, Anda merasakannya secara internal. Itu otomatis dan tidak disengaja dan kadang-kadang terasa di luar kendali Anda. Setelah menyadari bahwa Anda memiliki reaksi internal yang kuat, Anda dapat memutuskan apa yang harus dilakukan.

Baca Juga: Model Seksi Rela Pantatnya Digigit Ronaldo, Intip 5 Posenya yang Menggoda Iman  

4. Tenangkan diri

Daripada melakukan apa yang suka Anda lakukan saat sedang marah, lebih baik mundurlah dari situasi dengan sopan. Cobalah untuk pergi ke tempat sepi untuk merenung sejenak.

Tulis catatan di ponsel Anda dan masukkan nama serta apa saja yang mereka katakan sampai membuat Anda merasa sangat marah, lalu coba untuk meredakan diri sendiri dengan mengambil sisi positif dari apapun yang telah dikatakan kepada Anda. Tarik napas dalam-dalam dan Anda akan merasa lebih tenang.

5. Refleksi diri

Dengan mundur, Anda dapat menerima kenyataan bahwa bertindak tidak hati-hati kemungkinan besar akan membuahkan hasil yang tidak diinginkan. Sadarilah bahwa jika Anda bisa mencerna dan mungkin menunggu sampai nanti atau hari lain untuk mengatasinya, Anda mungkin tidak akan merasakan tekanan atau frustrasi yang sama.

Anda memerlukan waktu sendiri untuk tenang, sehingga nantinya dapat kembali menghadapi situasi seperti itu dengan kepala dingin. Usahakan untuk menjadi senyaman mungkin.

6. Cari jalan keluar

Jika Anda dapat menemukan teknik dan cara berbicara dengan orang lain yang tidak sengaja membuat Anda kesal, lebih baik menghindari daripada menyalahkan mereka.

Hal ini akan membantu menghindari konfrontasi dan pada akhirnya membantu Anda belajar bagaimana menangani masalah kemarahan dengan lebih efektif sehingga Anda akan berhenti merasa sangat marah sepanjang waktu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini