nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terapkan Sertifikasi Pariwisata Berkelanjutan, Kemenpar Gelar ISTA 2019

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 19 Maret 2019 22:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 19 406 2032354 terapkan-sertifikasi-pariwisata-berkelanjutan-kemenpar-gelar-ista-2019-9MTrjaXqUo.jpg Ilustrasi wisata di Bali (Foto: Utami Riyani/Okezone)

Pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan agar sebuah destinasi wisata disebut berkelas dunia. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, saat ini peringkat pariwista berkelanjutan Indonesia masih buruk.

"Peringkat sustainable kita sangat buruk, 131 dari 134 negara. Dunia menilai bahwa kita tidak terlalu aware terhadap environment sustainability," ujar Arief Yahya dalam peluncuran sekaligus dimulainya pendaftaran ISTA 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Senin malam (18/3/2019).

Berangkat dari peringkat buruk tersebut, Menpar menargetkan semua destinasi wisata di Indonesia bisa tersertifikasi pariwisata berkelanjutan sebagai syarat untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia.

 Baca Juga: Visit The Heart of Borneo, Upaya Giatkan Pariwisata Jantung Kalimantan

"Target Indonesia menjadi destinasi wisata berkelanjutan kelas dunia. Untuk ini Kemenpar menerapkan program Sustainable Tourism for Development (STDev) yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang mengadopsi standar internasional dari GSTC atau Global Sustainable Tourism Council,” kata Arief Yahya.

 

Untuk mendukung target tersebut, Kemenpar kembali menggelar Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2019 yang tahun ini memasuki penyelenggaraan tahun ketiga. ISTA menjadi sarana pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat sekaligus mengukur implementasi pariwisata berkelanjutan dalam pengelolaan destinasi wisata di Indonesia.

Ajang ISTA 2019 menawarkan total hadiah Rp1 miliar dan diharapkan menjadi sarana sosialisasi dalam mewujudkan target Kemenpar agar semua destinasi pariwisata di Tanah Air tersertifikasi berkelanjutan sebagai syarat menjadi destinasi wisata kelas dunia.

 Baca Juga: Uniknya Sumur Sibuddaoinan dan Keelokan Hutan Bakau di Mentawai

Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan ISTA 2019 yang menargetkan jumlah peserta semakin banyak dan hadiah yang makin besar. Arief Yahya menjelaskan, setelah diarahkan sebagai sektor andalan penyumbang devisa negara, sektor pariwisata di Indonesia dari sisi kesiapan destinasi ditumbuhkan melalui konsep pariwisata berkelanjutan.

“Penyelenggaraan Indonesia Sustainable Tourism Awards ini adalah langkah awal menuju sertifikasi destinasi berkelanjutan. Saya telah membentuk Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan yang dipimpin oleh Valerina Daniel,” kata Arief Yahya.

Ia melanjutkan, proses sertifikasi akan dilakukan setelah ISTA 2019. Nantinya sertifikasi tidak hanya diberikan kepada destinasi wisata, tetapi juga industri seperti hotel, sehingga implementasi pariwisata berkelanjutan lebih luas.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Valerina Daniel menjelaskan, pariwisata berkelanjutan merupakan program Kemenpar yang selaras dengan tujuan pembangunan global (Sustainable Development Goals) dan sudah diadopsi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Saat ini Permenpar baru sebatas memberikan pedoman tentang destinasi wisata. Ke depan, akan diperkuat dengan aturan yang mencakup standarisasi berkelanjutan bagi industri, seperti hotel dan biro perjalanan. Untuk menjadi sektor andalan, pariwisata harus memberdayakan semua pihak,” kata Valerina Daniel.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman menjelaskan, Kemenpar telah membentuk Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC) yang bertugas melakukan sertifikasi bagi destinasi. Prosesnya akan dimulai dengan menyertifikasi destinasi pemenang ISTA 2017 dan 2018 yang dinilai telah mematuhi standar keberlanjutan yang diakui oleh UNWTO (United Nations World Tourism Organization).

Pariwisata berkelanjutan mempertimbangkan tiga aspek utama yaitu aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi baik untuk saat ini maupun pada masa depan. Singkatnya 3P + 1M, yaitu People, Planet, Prosperity, dan Management.

Pendekatan "people" sebagai upaya pelestarian budaya bagi masyarakat dan pengunjung, sedangkan planet untuk pelestarian lingkungan. Sementara itu "prosperity" sebagai pemanfaatan ekonomi untuk masyarakat lokal dan pendekatan manajemen sebagai tata kelola destinasi pariwisata berkelanjutan yang mengedepankan semboyan “Semakin Dilestarikan, Semakin Menyejahterakan”.

Salah satu juri kehormatan ISTA 2019, Mari Elka Pangestu menjelaskan, Sustainable Tourism Certification (STC) merupakan rangkaian dari keseluruhan program Sustainable Tourism for Development di Kemenpar.

"Diawali dengan Sustainable Tourism Destination (STD), yaitu penerapan konsep pariwisata berkelanjutan pada destinasi wisata yang dikerjasamakan dengan Pemda kemudian dilanjutkan dengan Sustainable Tourism Observatory (STO), yaitu pemantauan beberapa destinasi yang dikerjasamakan dengan universitas. Pada akhirnya kami ingin semua destinasi disertifikasi sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan,” kata Mari Elka Pangestu.

Hadir dalam acara launching ISTA 2019 antara lain aktor Hamish Daud yang juga aktif mengkampanyekan kelestarian lingkungan laut. Hamish menyatakan ia sangat mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

"Saya ingin generasi mendatang dapat menikmati keindahan alam dan budaya lokal, sekaligus merasakan manfaat ekonomi dari pariwisata Indonesia,” katanya.

Penyelenggaraan ISTA 2018 diikuti sebanyak 176 peserta (destinasi) atau meningkat signifikan dibandingkan pada penyelanggaraan ISTA 2017 sebanyak 96 destinasi. Sementara pendaftaran ISTA 2019 dibuka pada 18 Maret hingga 18 Mei 2019. Dilanjutkan dengan tahapan seleksi dan penjurian hingga malam penganugerahan pada Hari Pariwisata Dunia, 27 September 2019.

1 / 2
GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini