nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Aneh Modifikasi Telinga Sampai Bolong, Apa Dampaknya untuk Tubuh?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 08:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 19 481 2032306 tren-aneh-modifikasi-telinga-sampai-bolong-apa-dampaknya-untuk-tubuh-TegkNLS7qm.jpg Modif tubuh ekstrem (Foto: VT )

BEBERAPA orang memilih untuk memodifikasi tubuh mereka sebagai bentuk ekspresi diri. Mereka akan memilih bentuk dan rupa yang unik untuk menunjukkan identitas dirinya sendiri. Memodifikasi diri tentunya memiliki banyak cara, termasuk tato, tindikan tubuh, cincin leher, melubangi telinga, bahkan implan subdermal.

Namun, tak sedikit dari mereka juga melakukan hal ekstrim dengan melakukan perombakan pada tubuhnya. Beberapa contoh diantaranya adalah membelah lidah menjadi dua bagian seperti ular, menanam tanduk di dahi, bahkan mentato bola matanya dengan risiko menjadi buta.

Meski terlihat sedikit mengerikan, namun tren memodifikasi diri telah melonjak tinggi saat ini. Bahkan seorang pria ada yang rela menghilangkan bagian dalam telinganya hanya untuk fashion. Adalah Chai Maibert, yang memiliki studio bernama Calm Body Modification di Stockholm, Swedia.

 BACA JUGA : Ungkap Jam Tidur yang Cocok Sesuai Zodiak, Kamu Butuh Berapa Lama?

Menurut Mailbert, prosedur ini disebut dengan "Conch Removal", yakni dengan menghilangkan bagian tengah telinga eksternal yang juga disebut sebagai pinna atau daun telinga. Ia bahkan rela untuk melakukan perjalanan hingga melewati setengah dunia hanya untuk melakukan perubahan pada telinganya.

  tren memodifikasi diri telah melonjak tinggi saat ini

Dalam laman akun media sosial, Facebook, Maibert menulis: "Fresh #conchremoval di @charlesvbentley yang melakukan perjalanan keliling dunia dari Australia untuk melakukan prosedur ini di @calmbodymodification. Sungguh rendah hati!"

"Faktanya, prosedur ini tidak akan membuat Anda tuli. Hal ini mungkin dapat mengganggu Anda mendengar arah suara selama satu atau dua minggu pertama hingga pikiran menyesuaikan dengan telinga baru. Telinga kita tidak bisa mengangkap suara seperti yang dilakukan ribuan tahun lalu ketika ukurannya masih besar. Itulah mengapa Anda harus membuat telinga yang lebih besar agar dapat mendengar lebih baik," tutur Mailbert, sebagaimana dilansir VT, Rabu  (20/3/2019).

 tren memodifikasi tubuh memiliki beberapa dampak yang ditimbulkan

Tentunya tren memodifikasi tubuh memiliki beberapa dampak yang ditimbulkan, khususnya dari segi kesehatan. Contohnya pada saat melakukan penindikan. Proses tersebut harus dilakukan di lingkungan yang bersih dan dilakukan oleh profesional supaya bisa berjalan dengan lancar dan aman.

 BACA JUGA : Tahukah Anda, Ternyata Kecerdasan Anak Diturunkan dari Ibu

Tak hanya itu, peralatan untuk memodifikasi juga harus dalam keadaan bersih supaya terhindar dari risiko penyakit yang ditularkan dalam darah. Beberapa penyakit tersebut adalah, hepatitis B, Hepatitis C, tetanus, dan HIV. Selain itu, orang yang ditindik juga akan mengalami beberapa risiko seperti, infeksi kronis, alergi kulit, abses, peradangan atau kerusakan saraf, dan pendarahan berkepanjangan.

(mrt)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini